Waduk Darma Diambil Alih Provinsi, Bupati Kuningan Kirim Utusan ke Jabar

Waduk Darma Diambil Alih Provinsi, Bupati Kuningan Kirim Utusan ke Jabar

Pasca rampungnya revitalisasi Waduk Darma tahap kedua, secara mengejutkan Pemprov Jabar mengambil alih hak kelola Waduk Darma. --

KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM - Pasca rampungnya revitalisasi Waduk Darma tahap kedua, secara mengejutkan Pemprov Jabar mengambil alih hak kelola Waduk Darma. Khususnya pengelolaan pariwisata dari Pemkab Kuningan.
 
Padahal selama ini pengelolaan objek wisata Waduk Darma dilakukan Perumda Aneka Usaha (PDAU), badan usaha kepanjangan tangan Pemkab Kuningan.
 
 
Momen peringatan hari air sedunia beberapa waktu lalu di waduk seluas 225 hektare itu, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dalam sesi wawancara menegaskan, pengelolaan pariwisata akan diserahkan kepada pihak yang berkompeten.
 
Belakangan diketahui pengelola ini adalah badan usaha milik daerah (BUMD) Pemprov Jawa Barat.  BUMD yang diserahi tanggung jawab mengurus pariwisata Waduk Darma yakni PT Jaswita Jabar.
 
 
Beralihnya hak pengelolaan ini diprediksi membuat PDAU  kelimpungan. Sebab selama ini, Waduk Darma menjadi sumber pemasukan terbesar badan usaha milik Pemkab Kuningan tersebut. 
 
"Padahal libur lebaran yang sudah didepan mata. Sebuah masa bagi sektor pariwisata meraup pundi-pundi pendapatan, dari membludaknya kunjungan. Lepasnya Waduk Darma  dari PDAU, ibarat hilangnya peluang Pemkab mendapatkan pendapatan asli daerah (PAD)," ujar pemerhati wisata, Boy Sandi, Senin 17 April 2023.
 
 
Waduk Darma juga diketahui selama ini menjadi tulang punggung PDAU untuk bisa bertahan membayar gaji dan upah kepada tenaga kerjanya.
 
Juga tersiar kabar, perusahaan ini menunjuk BUMDes Desa Jagara mengelola wisata tersebut. "Yang saya dengar, Jaswita menggandeng BUMDEs Jagara untuk mengelola objek wisata Waduk Darma," kata Boy.
 
Menyangkut kondisi Waduk Darma, Bupati Kuningan H Acep Purnama di sela pembagian bingkisan ke THL mengaku telah mengirim utusan ke Pemprov Jabar untuk membahas masalah pengelolaan tersebut. 
 
 
"Hari ini saya mengutus Pak Sekda untuk bertemu Pemerintah Provinsi. Pak Sekda diterima oleh Pa Sekda Jabar. Alhamdulillah, respon Pak Sekda Jabar cukup baik, akomodatif. Kita sesama penyelenggara pemerintahan, selama ini pengelolaan Waduk Darma kan berjalan dengan baik," jelas Acep.
 
Pihaknya juga mengakui selama dikelola PDAU pasti ada kekurangan, disamping itu penyempurnaan sedang dilaksanakan supaya memiliki manfaat yang lebih baik bagi Kuningan.
 
Terkait soal pengelolaan Waduk Darma beralih ke pihak Desa Jagara, Bupati Acep menegaskan sejauh ini belum mengetahui. "Setahu saya (pengelolaan), saya hanya mengenal Jaswita," jawabnya singkat. (Bubud)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: