Ketika Ramon Tanque Mulai Nyetel dan Menghidupkan Serangan Persib Bandung, Bobotoh Makin Optimis

Ketika Ramon Tanque Mulai Nyetel dan Menghidupkan Serangan Persib Bandung, Bobotoh Makin Optimis

Ketika Ramon Tanque Mulai Nyetel dan Menghidupkan Serangan Persib Bandung, Bobotoh Makin Optimis-- persib.co.id-- radarkuningan.com

RADARKUNINGAN.COM - Ramon Tanque terus berupaya menembus performa terbaiknya di Persib Bandung dan proses adaptasi yang ia jalani perlahan menunjukkan hasil positif meski gol resminya masih tertunda.

Penyerang asal Brasil ini tetap memegang keyakinan bahwa kontribusinya di lapangan akan semakin terasa seiring ritme permainan yang mulai ia pahami.

Banyak pendukung Persib menilai adaptasi Ramon melesat, sementara ia sendiri merasakan perbedaan nyata antara kompetisi Super Legue Indonesia dan Liga Kamboja yang sebelumnya ia ikuti.

Pada duel melawan Persis Solo (28/10), Ramon sempat merayakan gol yang akhirnya dianulir VAR karena dinilai handball.

BACA JUGA:Persib Bandung Kena Denda Rp115 Juta Usai Aksi Suporter Memanas di Kandang Bali United

BACA JUGA:Eliano Reijnders Tetap Tenang saat Persib Bandung Tertinggal Jauh dari Dominasi Borneo FC

Momen itu sempat menyisakan kecewa, namun tidak menggerus semangatnya. Ia percaya kualitasnya tetap dapat diandalkan dalam skema taktik Maung Bandung.

Ramon dikenal memiliki kekuatan fisik dan kontrol bola yang membuatnya mampu menjaga bola dengan stabil.

Posturnya membantu tim membebaskan ruang bagi para gelandang dan winger untuk menusuk lini berbahaya lawan.

Adaptasi Ramon Tanque

Memasuki bulan ketiganya bersama skuad Maung Bandung, Ramon merasa proses adaptasinya berjalan baik berkat dukungan internal tim.

BACA JUGA:Persib Bandung Siap Hadapi Dewa United dengan Kondisi Fisik Prima, Chemistry Tim Meningkat Tajam

BACA JUGA:Komdis PSSI Denda Persib Bandung Rp115 Juta Gegara Ini

Ia menegaskan bahwa suasana ruang ganti sangat membantunya nyaman lebih cepat.

Di momen inilah Ramon menilai kedekatan antarpemain semakin kuat, terutama ketika mereka saling memberi masukan saat latihan dan pertandingan sehingga komunikasi tim jauh lebih hidup dan efektif setiap pekan.

“Rekan-rekan setim saya semuanya orang baik, teman yang menyenangkan. Kami bekerja bersama agar semua orang bisa memberikan yang terbaik, bersama dengan staf pelatih,” ujar Ramon dalam sesi latihan di GBLA, Jumat (14/11).

Kedatangannya dari Liga Kamboja membawa tantangan tersendiri karena ritme dan gaya bermain Indonesia memiliki karakter berbeda.

BACA JUGA:Update Kondisi Pemain Persib Jelang Lawan Dewa United, Yaya Sunarya Puji Kerja Keras Frans Putros

BACA JUGA:2 Rumah Warga Citapen Tersambar Petir, Kerusakan di Bagian Atap

Ramon mengaku tidak bisa langsung menyatu dengan pola permainan Persib karena harus memahami taktik pelatih serta tempo pertandingan yang lebih intens.

Namun perkembangan performanya beberapa laga terakhir menunjukkan ia mulai menemukan pola terbaik.

“Di sini saya sedikit mengalami kesulitan karena harus beradaptasi dengan sistem taktik pelatih dan gaya bermain tim. Tapi sekarang, saya sudah merasa lebih baik, dan kepercayaan diri juga meningkat,” kata Ramon.

Dukungan Bobotoh menjadi energi tambahan baginya untuk terus berjuang. Ramon mengaku merinding melihat semangat suporter yang tak pernah berhenti memberi dorongan.

Menurutnya, atmosfer stadion selalu menghadirkan motivasi baru setiap kali ia masuk lapangan.

BACA JUGA:Perbaikan Tebing Longsor di Desa Cimenga Ditarget Beres Sebelum Bulan Puasa

BACA JUGA:Federico Barba Menghilang Jelang Persib Bandung Hadapi Dewa United, Ada Apa?

Ia juga optimistis skuad Persib mampu meraih prestasi besar musim ini dengan kerja sama solid yang sudah mulai terbentuk.

“Mereka (Bobotoh) selalu mendukung tim, dan saya berharap dukungan itu terus berlanjut. Kami akan terus berjuang untuk mencapai tujuan kami,” tutup Ramon.

Adaptasi Ramon Tanque terus melaju seiring kemampuannya menyerap taktik serta karakter permainan Persib, menjadikannya bagian penting dalam perjalanan tim.

Di Bulan Novermber Persib Bandung bersiap dengan jadwal kompetisi Super League 2025/26 dan AFC Champions League Two (ACL 2).

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: