TNGC Apresiasi Penyergapan Pembalakan Liar di Hutan Gunung Ciremai
Humas Balai TNGC memberikan apresiasi kepada petugas gabungan yang berhasil menggagalkan aksi pembalakan liar di kawasan Hutan Gunung Ciremai.-Bubud Sihabudin-Radar Kuningan
KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM - Aksi pembalakan liar di Hutan Gunung Ciremai yang berhasil digagalkan petugas gabungan, mendapat apresiasi dari pihak Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC).
Upaya penyelamatan kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) yang dilakukan Koramil 1514/Pancalang dan Polisi Hutan (Polhut), telah menggagalkan upaya pencurian kayu bernilai tinggi di dalam kawasan hutan lindung di Kabupaten Kuningan.
Puluhan batang kayu Sono Keling yang memiliki nilai jual tinggi, berhasil digagalkan berkat kesigapan petugas.
Penyergapan dilakukan Babinsa Koramil 1514/Pancalang, Sertu Joko, bersama Polisi Hutan (Polhut) TNGC terhadap sebuah truk pengangkut kayu ilegal di Blok Panjaroma, Desa Pasawahan, Kamis (8/1/2026) dini hari.
Operasi senyap tersebut menjadi penanda kuat bahwa kawasan konservasi Gunung Ciremai bukan ruang bebas bagi praktik illegal logging.
BACA JUGA:Tohidin Promosi Kabid Mutasi dan Bangrir BKPSDM, Hartanto Naik Kelas Gantikan Dodi Sudiana
Humas Balai TNGC, Adi, menilai keberhasilan ini sebagai buah dari kolaborasi solid lintas sektor di lapangan.
Sinergi antara aparat teritorial dan petugas konservasi dinilai efektif dalam menjaga kawasan hutan dari ancaman kejahatan yang semakin terorganisir.
"Ini bentuk nyata komitmen bersama dalam menjaga aset negara. Kami mengapresiasi kesigapan Babinsa Sertu Joko dan jajaran Polhut TNGC yang tetap siaga hingga dini hari," ujar Adi, Kamis 8 Januari 2025.
Balai TNGC memastikan langkah hukum tidak berhenti pada pengamanan barang bukti.
Identitas kendaraan telah dikantongi dan koordinasi dengan kepolisian tengah dilakukan untuk menelusuri kepemilikan truk serta memburu para pelaku yang melarikan diri.
BACA JUGA:Komplotan Pembalakan Liar di Hutan Gunung Ciremai Incar Pohon Bernilai Jual Tinggi
"Tidak ada toleransi terhadap perusakan kawasan konservasi. Siapa pun yang terlibat akan kami kejar dan diproses sesuai hukum," tegas Adi.
TNGC menilai, kejadian ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi pihak-pihak yang masih mencoba mengeksploitasi kawasan Gunung Ciremai secara ilegal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
