Era Baru Tenis Kuningan! Buana De Vito Resmi Pimpin PELTI, Target Prestasi Melesat

Era Baru Tenis Kuningan! Buana De Vito Resmi Pimpin PELTI, Target Prestasi Melesat

Pengurus baru PELTI Kuningan yang dipimpin Buana De Vito resmi dilantik Bupati Dian Rachmat Yanuar di Teras Pendopo Kuningan, Senin 19 Januari 2026. (Istimewa)--

KUNINGAN, RADARKUNINGAN COM– Dunia olahraga tenis di Kabupaten Kuningan resmi memasuki era baru.

Buana De Vito, S.H. dikukuhkan sebagai Ketua Umum PELTI Kuningan periode 2026–2030, membawa semangat segar dan target prestasi yang lebih tinggi.

Prosesi pelantikan digelar di Teras Pendopo Kuningan, Senin (19/1/2026), dan berlangsung khidmat namun penuh optimisme.

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua PELTI Jawa Barat, Kolonel Inf. M. Arief Sryandaru, serta disaksikan Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, KONI Kuningan, hingga pengurus cabang olahraga.

BACA JUGA:Dapur MBG Kasturi Kuningan Diperiksa, Satgas Pastikan Standar Higienitas dan IPAL Aman

BACA JUGA:Ini Peran 5 Tersangka Pembalakan Liar di Kawasan Hutan Gunung Ciremai

Sebagai wajah baru di pucuk pimpinan, Buana De Vito menegaskan bahwa kepengurusan PELTI saat ini hadir bukan untuk menghapus kerja lama, melainkan menaikkan level pembinaan dan prestasi tenis Kuningan.

“Kami melanjutkan program yang sudah bagus, lalu mempercepatnya dengan energi baru. Target kami jelas: prestasi tenis Kuningan harus lebih cepat naik,” ujar De Vito.

Ia juga mengajak seluruh pengurus dan stakeholder olahraga untuk bergerak lebih solid, adaptif, dan terbuka terhadap inovasi pembinaan atlet.

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, yang sebelumnya menjabat Ketua PELTI Kuningan, menyebut tenis sebagai cabang olahraga strategis.

BACA JUGA:Digaji Rp1,5 Juta Disuruh Rawat Pohon, Solusi KDM Kepada Penambang Liar di Kawasan TNGC

BACA JUGA:SIAP-SIAP! Sat Lantas Polres Kuningan Segera Berlakukan Tilang Digital ETLE Handheld

Menurutnya, tenis tidak hanya berbicara soal medali, tetapi juga mental juara, disiplin, dan sportivitas.

“Membangun olahraga itu sama dengan membangun karakter. Dari tenis, kita bisa melahirkan atlet berprestasi sekaligus generasi yang bermental kuat,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: