TEGAS! PDIP Kuningan Larang Kader Terlibat Proyek MBG
Ketua DPC PDIP Kabupaten Kuningan Nuzul Rachdy, melarang seluruh kadernya terlibat dalam pengelolaan maupun mencari keuntungan dari program MBG.-Agus Phanter-Radar Kuningan
KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM - Sikap tegas diambil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy.
Dalam keterangannya, Nuzul Rachdy melarang seluruh Kader PDIP Kuningan terlibat dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sikap tegas Nuzul, mengingat Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Kuningan, kini menjadi sorotan publik.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kuningan mengambil sikap tegas melarang seluruh kadernya terlibat dalam pengelolaan maupun mencari keuntungan dari program tersebut.
Instruksi itu disampaikan Nuzul Rachdy dalam keterangannya, Kamis (26/2), sebagai respons atas ramainya perbincangan publik yang mempertanyakan transparansi dan potensi kepentingan politik di balik pelaksanaan MBG di daerah.
BACA JUGA:Era Baru BPKAD Kuningan: Tak Lagi Sekadar Juru Bayar, Kini Arsitek Kebijakan Keuangan Daerah
BACA JUGA:PLN dan Komisi XII DPR RI Nyalakan Listrik Gratis di PAUD Cisantana
Nuzul menegaskan, instruksi tersebut bersifat mutlak dan wajib dijalankan dengan penuh disiplin oleh seluruh Kader PDIP Kuningan.
"Sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kuningan, saya menegaskan bahwa seluruh kader dilarang keras untuk terlibat dalam pengelolaan maupun mencari keuntungan dari program Makan Bergizi Gratis," tegas Nuzul.
Pernyataan tersebut bukan tanpa alasan. Nuzul tampaknya tak ingin partainya terseret dalam persepsi negatif tersebut.
Di tengah antusiasme masyarakat terhadap program yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi itu, muncul kekhawatiran publik akan adanya pihak-pihak yang mencoba menumpang demi keuntungan pribadi atau kelompok.
Menurutnya, program MBG harus dipastikan berjalan murni untuk kepentingan masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan yang menjadi sasaran program.
BACA JUGA:Cegah ASN Tumbang di Meja Kerja, Diskominfo Kuningan Gaspol Skrining Kesehatan
BACA JUGA:KTH: Salahkah Jika Kami Mengambil Hak Panen dari Pohon yang Kami Tanam?
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
