“Kado Ramadan” dari Kampus: PBI Uniku Sabet Akreditasi Tertinggi

“Kado Ramadan” dari Kampus: PBI Uniku Sabet Akreditasi Tertinggi

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kuningan (Uniku) berhasil meraih predikat Akreditasi “Unggul” dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). (Humas Uniku)--

KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM– Di tengah suasana penghujung Ramadan 1447 Hijriah, kabar menggembirakan datang dari dunia pendidikan tinggi di Kabupaten Kuningan.

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kuningan (Uniku) berhasil meraih predikat Akreditasi “Unggul” dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK).

Predikat tersebut merupakan capaian tertinggi dalam sistem akreditasi pendidikan tinggi di Indonesia.

Sekaligus menjadi penanda bahwa kualitas akademik yang dibangun tidak sekadar formalitas, melainkan telah teruji.

BACA JUGA:Arus Mudik Naik, Harga Ikut Ngegas: Bupati Kuningan Turun Tangan

BACA JUGA:Bulan Ramadhan Jadi Lebih Fun Bersama Mio Ride The Hype

Ketua Prodi PBI FKIP Uniku, Dr. Nani Ronsani Thamrin, M.Pd., menyebut capaian ini sebagai kado istimewa di penghujung bulan suci.

Dia menegaskan, hasil tersebut lahir dari kerja kolektif seluruh unsur di lingkungan program studi.

“Ini bukan hasil kerja satu-dua orang, tetapi buah dari kebersamaan dan konsistensi dalam menjaga mutu,” ujarnya.

Penilaian akreditasi mencakup berbagai aspek penting, mulai dari kurikulum, kualitas dosen, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga tata kelola program studi.

BACA JUGA:Rencana Jahat Kandas! Dua Pelaku Curanmor Lintas Daerah Dibekuk Polisi

BACA JUGA:Turun Gunung Demi Rakyat, Ika Siti Rahmatika Urus Pangan hingga Jalan Desa

Dengan raihan ini, Prodi PBI dinilai telah memenuhi standar tinggi yang ditetapkan secara nasional.

Dekan FKIP, Dr. Asep Jejen Jaelani, M.Pd., memandang capaian tersebut sebagai momentum penting untuk mendorong program studi lain agar bergerak lebih cepat dalam meningkatkan kualitas.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: