Reuni 50 Tahun SMA Kosgoro Kuningan: Bangunan Boleh Hilang, Kenangan Tetap Hidup
Reuni Akbar 50 Tahun SMA Kosgoro Kuningan yang digelar di Gedung Sanggarriang, Senin (23/3/2026) dihadiri ratusan alumni lintas generasi berkumpul.--
KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM – Waktu boleh menghapus jejak fisik, namun tidak dengan kenangan. Itulah yang terasa dalam Reuni Akbar 50 Tahun SMA Kosgoro Kuningan yang digelar di Gedung Sanggarriang, Senin (23/3/2026).
Ratusan alumni lintas generasi berkumpul. Ada yang datang dari luar kota, bahkan luar pulau.
Mereka membawa satu hal yang sama: ingatan tentang masa muda yang pernah tumbuh di ruang-ruang kelas Kosgoro.
Kini, sekolah itu memang tak lagi berdiri. Bangunannya telah berubah menjadi SDN 17. Namun bagi para alumninya, Kosgoro tidak pernah benar-benar hilang.
BACA JUGA:Reuni Smanecis ’87, Dari Pelukan Haru hingga Rencana Aksi Sosial
BACA JUGA:Yamaha Youth Community (Y2C) Bandung Perkuat Kebersamaan Lewat Iftar Member & CSR Berbagi Takjil
“Bangunan boleh berganti, tapi kenangan tidak akan pernah pergi,” ujar Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, dalam sambutannya yang disambut hening penuh makna.
Bupati Dian menegaskan, sekolah bukan hanya soal tembok dan papan nama. Ia adalah ruang lahirnya mimpi, nilai, dan perjalanan hidup.
Kosgoro, menurutnya, telah melahirkan banyak generasi yang kini tersebar di berbagai bidang.
Bupati berharap, kekuatan alumni yang masih terjaga ini bisa menjadi energi untuk membantu pembangunan daerah.
BACA JUGA:Punya Rencana Riding Saat Libur Lebaran, Simak Tips Perawatan Sepeda Motor dari Yamaha
BACA JUGA:Kebakaran di Desa Bayuning, Sekda Kuningan Gercep Salurkan Bantuan untuk Korban
“Persoalan kita masih banyak. Dengan kebersamaan, alumni bisa menjadi bagian dari solusi,” katanya.
Senada, Sekretaris Daerah Uu Kusmana melihat reuni ini sebagai lebih dari sekadar nostalgia. Ia menyebut alumni sebagai kekuatan sosial yang nyata.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
