Temuan BPK Rp3,6 Miliar, Uha Juhana: Saatnya Benahi Disdikbud Kuningan
ILUSTRASI. Temuan BPK senilai Rp3,6 miliar di lingkungan Disdikbud Kabupaten Kuningan, kembali menjadi sorotan publik. Salah satunya diutarakan LSM Frontal.-Istimewa-Radar Kuningan
KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM - Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) senilai Rp3,6 miliar di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten KUNINGAN, kembali menjadi sorotan publik.
Ketua LSM Frontal Kuningan, Uha Juhana, mendesak Bupati Kuningan segera melakukan evaluasi terhadap pejabat di Disdikbud Kuningan yang bertanggung jawab atas pengelolaan anggaran tersebut.
Sorotan itu muncul setelah Kabupaten Kuningan kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Meski demikian, opini WTP tidak menghapus adanya temuan dan rekomendasi yang tercantum dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK.
Menurut Uha, pemerintah daerah seharusnya tidak hanya berbangga dengan raihan opini WTP, tetapi juga serius menindaklanjuti temuan yang berulang agar tidak terus terjadi di perangkat daerah.
BACA JUGA:Belanja Harian Makin Sat Set, Atta Halilintar dan Aurel Dukung Shopee Instant 1 Jam Tiba
BACA JUGA:Pembayaran Lahan Pabrik Sepatu di Kuningan Tembus Rp54 Miliar
Dalam siaran pers yang disampaikan pada Senin 6 Juli 2026, Uha menilai langkah tegas terhadap pejabat pengguna anggaran penting dilakukan apabila ditemukan persoalan dalam pengelolaan keuangan daerah.
Uha mengungkapkan, salah satu temuan yang menjadi perhatian berada di Disdikbud Kabupaten Kuningan dengan nilai mencapai sekitar Rp3,6 miliar.
Informasi yang beredar menyebutkan nilai tersebut berkaitan dengan penggunaan anggaran yang diduga belum dilengkapi surat pertanggungjawaban (SPJ), termasuk penggunaan dana Ganti Uang (GU), dugaan dana Taspen, serta kewajiban pembayaran BPJS yang disebut belum diselesaikan.
Temuan tersebut disebut berasal dari hasil pemeriksaan tahap II yang dilakukan pada April 2026.
Informasi mengenai temuan BPK di Disdikbud juga sempat menjadi perhatian publik dalam sejumlah pemberitaan lokal.
BACA JUGA:PAD Anjlok, Belanja Pegawai Membengkak, Fraksi Amanat Restorasi Minta APBD Kuningan Dibenahi
BACA JUGA:Peduli Tanah Kelahiran, Andi Gani Nena Wea Serahkan Ambulans untuk Universitas Kuningan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

