Unik dan Renyah, Kerupuk Pleredan Cidahu Jadi Kuliner Khas Kuningan
Kerupuk Pleredan, memiliki bentuk menyerupai bunga dengan warna-warna menarik menjadi makanan khas Kuningan.-Agus Phanter-Radar Kuningan
KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM - Kerupuk menjadi pelengkap makanan yang sulit dipisahkan dari kebiasaan masyarakat Indonesia.
Di berbagai daerah, makanan ringan berbahan dasar tepung ini berkembang dengan bentuk, cita rasa, dan teknik pengolahan yang berbeda-beda.
Di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, terdapat kerupuk tradisional dengan tampilan yang tidak biasa.
Namanya Kerupuk Pleredan, kerupuk khas yang memiliki bentuk menyerupai bunga dengan warna-warna menarik serta cita rasa gurih dan tekstur renyah.
Salah satu sentra produksi Kerupuk Pleredan berada di Desa Cidahu, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan.
BACA JUGA:5 Kecamatan Paling Dingin di Kuningan, Ada yang Suhunya Bisa Turun hingga 16 Derajat Celsius
BACA JUGA:Yamaha Fazzio Hadirkan Special Edition Sunset Blue, Tampilkan Nuansa Retro Summer yang Semakin Skena
Produk kuliner tradisional ini tidak hanya menjadi camilan masyarakat, tetapi juga mulai dikenal sebagai pilihan oleh-oleh khas Kuningan.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari UGM di Kecamatan Pasawahan, Muhammad Faisal Ramadhan dan Salma Nur Azizah, menyebut keberadaan Kerupuk Pleredan menjadi bagian dari kekayaan kuliner lokal yang masih dipertahankan oleh masyarakat.
Kerupuk tersebut dibuat menggunakan bahan utama tepung beras. Bentuknya yang menyerupai bunga menjadi ciri pembeda dibandingkan kerupuk pada umumnya.
Desa Cidahu dikenal sebagai salah satu wilayah yang cukup aktif memproduksi Kerupuk Pleredan. Terdapat sekitar sembilan usaha rumahan atau UMKM yang menggeluti produksi kerupuk tradisional tersebut.
Jumlah itu tergolong cukup banyak jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Desa Cidahu yang berada di kisaran 2.000 jiwa.
BACA JUGA:Harga Kacang Melonjak, Ini Daftar Harga Sembako Terbaru di Kuningan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

