Jawab Tudingan di Medsos, Pemdes Paniis Gelar Rapat Terbuka
Pemerintah Desa Paniis, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, menggelar rapat terbuka bersama masyarakat untuk memberikan penjelasan terkait informasi yang beredar di media sosial.--
KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM – Pemerintah Desa Paniis, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, menggelar rapat terbuka bersama masyarakat untuk memberikan penjelasan terkait informasi yang beredar di media sosial.
Forum tersebut berlangsung di Aula Balai Desa Paniis, Sabtu (19/9/2026) malam, mulai sekitar pukul 20.00 hingga 23.00 WIB.
Rapat dihadiri unsur Muspika Pasawahan, lembaga kemasyarakatan desa, tokoh masyarakat, serta warga.
Pemdes Paniis membuka forum tersebut agar informasi yang berkembang dapat dijelaskan secara langsung kepada masyarakat dan tidak menimbulkan kesimpangsiuran.
BACA JUGA:Baru Dua Tahun, Proton FC Kuningan Kini Tembus Pro Futsal League Indonesia
BACA JUGA:HUT TNI ke-81 di Kuningan, 43 Anak Dikhitan Gratis
Pemdes Paniis Buka Penjelasan di Hadapan Warga
Kepala Desa Paniis Raski Baskara mengatakan, rapat terbuka digelar untuk memberikan ruang penjelasan mengenai sejumlah informasi tentang Desa Paniis yang beredar melalui salah satu kanal media sosial.
Menurut Raski, sejumlah postingan mengenai Desa Paniis telah beberapa kali disebarluaskan kembali sehingga memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat.
Pemdes kemudian memilih menjelaskan persoalan tersebut secara terbuka dengan melibatkan unsur pemerintahan, lembaga desa, tokoh masyarakat, dan warga.
“Yang selama ini bikin gaduh di masyarakat, saya kasihan kepada masyarakat yang tidak tahu-menahu, tapi ada yang menggiring opini seolah-olah Pak kuwu ini melakukan korupsi," ujar Kades Raski usau rapat.
BACA JUGA:Kuningan Kejar Zero Knalpot Brong, Ratusan Motor Kena Tilang
BACA JUGA:Sukses Naik Kasta, Presiden Proton FC Kuningan: Siap Berkompetisi di Pro Futsal League 2026-2027
Sehingga malam ini saya sengaja undang unsur Muspika, lembaga desa dan tokoh masyarakat untuk menjelaskan yang sebenarnya terjadi di Desa Paniis,” ujar Raski usai rapat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

