Panas Bumi Gunung Ciremai Ditolak, Mahasiswa Demo di Pendopo Kuningan
Panas bumi Gunung Ciremai ditolak ratusan mahasiswa dan warga di Pendopo Kuningan. Aksi memanas setelah massa terlibat aksi saling dorong.-Agus Phanter-Radar Kuningan
KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM - Ratusan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi bersama elemen masyarakat menggelar aksi menolak rencana pengembangan energi panas bumi di kawasan Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Senin (5/10/2026).
Massa mendatangi Pendopo Pemkab Kuningan di Jalan Siliwangi, Kota Kuningan, untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mendesak pemerintah daerah terbuka mengenai arah kebijakan proyek panas bumi.
Aksi tersebut sempat memanas setelah terjadi aksi saling dorong antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan.
Massa aksi merupakan gabungan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Kuningan (Uniku), BEM Unisa, UMK, GMNI, PMII, serta sejumlah elemen warga lokal dan Cirebon.
Mereka berkumpul sejak pagi dan memadati kawasan depan kantor bupati. Sejumlah spanduk dibentangkan sebagai bentuk penolakan terhadap eksploitasi alam di kawasan Gunung Ciremai.
BACA JUGA:Jalan Garatengah-Timbang Kuningan Direhabilitasi 2027, KDM Siapkan Rp18 Miliar
BACA JUGA:Debat Capres-Cawapres Mahasiswa UNISA Kuningan Digelar di KPU
Dari atas mobil komando, orator aksi berulang kali menyuarakan tuntutan agar pemerintah daerah memberikan penjelasan secara terbuka mengenai rencana pengembangan energi panas bumi.
“Bupati Kuningan ke mana?” teriak salah seorang orator yang kemudian disambut sorakan massa.
Ketidakhadiran Bupati Kuningan menjadi salah satu sorotan utama dalam aksi tersebut. Pengunjuk rasa meminta Bupati menemui massa secara langsung untuk menjelaskan arah kebijakan dan pertimbangan pemerintah daerah terkait proyek panas bumi.
Mahasiswa Tolak Eksploitasi Gunung Ciremai
Ketua BEM Uniku, Fillah Ahmad Abadi, mengatakan pengembangan energi terbarukan tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan keselamatan lingkungan.
BACA JUGA:Nobar Final Indonesia vs Thailand Digelar di Teras Pendopo Kuningan
BACA JUGA:Zakat ASN Dinkes Kuningan Naik 50 Persen, Capai Rp26 Juta
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

