Nuzul Rachdy Raih Penghargaan Pemimpin Legislatif Terbaik 2026

Nuzul Rachdy Raih Penghargaan Pemimpin Legislatif Terbaik 2026

Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy menerima penghargaan kategori The Best Leader in Legislative Partnership, Regional Development Control, and Public Inclusivity di Bali.-Istimewa-Radar Kuningan

BALI, RADARKUNINGAN.COM - Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy SE, meraih penghargaan dalam ajang The Indonesia Leadership Matrix Awards 2026 yang digelar di Platinum Hotel Jimbaran Beach, Jimbaran, BALI, Jumat malam (16/10/2026).

Nuzul menerima penghargaan kategori The Best Leader in Legislative Partnership, Regional Development Control, and Public Inclusivity. 

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kepemimpinan di bidang kemitraan legislatif, pengendalian pembangunan daerah, dan keterbukaan partisipasi masyarakat.

Penghargaan tingkat nasional itu menyoroti peran kepemimpinan legislatif dalam membangun hubungan kelembagaan yang harmonis, menjalankan fungsi pengawasan pembangunan, serta membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dalam proses kebijakan publik.

Tim penilai independen menetapkan tiga aspek utama yang menjadi dasar pemberian penghargaan kepada Ketua DPRD Kabupaten Kuningan tersebut.

BACA JUGA:Pers Diminta Kritis soal Pembangunan, Bupati Kuningan: Saya Tak Butuh Pujian!

BACA JUGA:Pengamat Kebijakan Publik Desak Bupati Kuningan Tindak Tegas Oknum Perizinan

Kemitraan Legislatif dan Pemerintah Daerah

Aspek pertama adalah kemitraan legislatif (Legislative Partnership). Kepemimpinan Nuzul dinilai melalui kemampuannya membangun hubungan strategis, setara, dan harmonis antara DPRD dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan.

Sinergi kedua lembaga tersebut dinilai penting untuk mendukung kelancaran proses legislasi serta pengesahan kebijakan yang berorientasi pada pembangunan daerah.

Kemitraan yang berjalan baik juga menjadi salah satu unsur dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, terutama untuk menyelaraskan kebijakan dan program pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat.

Pengawasan Pembangunan Daerah

Aspek kedua berkaitan dengan pengendalian pembangunan daerah (Regional Development Control).

BACA JUGA:Empat Jabatan Kosong Pemkab Kuningan, Dua Laki-Laki dan Dua Perempuan Jadi JPT?

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: