RSUD Linggajati Kuningan Siapkan Akreditasi Utama, BOR Naik

RSUD Linggajati Kuningan Siapkan Akreditasi Utama, BOR Naik

RSUD Linggajati Kuningan menggelar simulasi akreditasi menjelang penilaian November. Tingkat keterisian tempat tidur meningkat menjadi 55,9 persen.-Agus Phanter-Radar Kuningan

KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM - RSUD Linggajati Kabupaten KUNINGAN menggelar survei simulasi akreditasi selama dua hari pada Oktober 2026 untuk mempersiapkan penilaian akreditasi utama yang dijadwalkan berlangsung November mendatang. Kegiatan ini melibatkan tim surveyor akreditasi independen untuk mengevaluasi kesiapan rumah sakit sekaligus mengidentifikasi aspek pelayanan yang perlu dibenahi.

Hasil simulasi tersebut menjadi bahan evaluasi bagi manajemen rumah sakit dan Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, termasuk pemenuhan sarana dan prasarana serta penguatan keselamatan pasien.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan U. Kusmana, S.Sos., M.Si., yang juga menjabat Ketua Dewan Pengawas RSUD Linggajati, mengapresiasi pelaksanaan survei simulasi tersebut. Ia menegaskan, setiap catatan dan rekomendasi dari tim penilai akan ditindaklanjuti sebagai bagian dari persiapan menghadapi akreditasi resmi.

Menurut Kusmana, RSUD Linggajati memiliki posisi strategis karena berada di wilayah utara Kabupaten Kuningan dan berbatasan langsung dengan Kota Cirebon serta Kabupaten Cirebon. Letak tersebut menjadi peluang bagi rumah sakit untuk memperkuat perannya sebagai fasilitas rujukan kesehatan bagi masyarakat di kawasan perbatasan.

BACA JUGA:Pembunuhan di Hutan TNGC Kuningan Terungkap, Polisi Tangkap Teman Korban

BACA JUGA:Razia Narkoba di Kuningan, 15 Penghuni Kos Jalani Tes Urine

Pengembangan layanan juga dapat dilakukan melalui kemitraan dengan puskesmas, rumah sakit di sekitarnya, maupun pihak swasta.

“RSUD Linggajati merupakan salah satu rumah sakit kebanggaan daerah. Catatan evaluasi dari tim penilai akreditasi akan kami jadikan prioritas pembenahan. Keterbatasan fiskal daerah bukan menjadi penghalang bagi pemenuhan sarana dan prasarana penting, melainkan akan kami upayakan secara bertahap. Semua hasil ini akan segera dilaporkan kepada Bupati Kuningan selaku pemilik rumah sakit,” tegasnya, Selasa (20/10/2026).

BOR RSUD Linggajati Meningkat Menjadi 55,9 Persen

Kusmana juga menyoroti perkembangan positif RSUD Linggajati selama setahun terakhir di bawah kepemimpinan direktur saat ini. Perkembangan tersebut ditandai dengan kembali meningkatnya kepercayaan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut.

Salah satu indikator yang menunjukkan perkembangan itu adalah tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR).

BACA JUGA:Profiling 3.000 ASN Kuningan Digelar, Hasilnya Masuk Simata BKN

BACA JUGA:Kebakaran Kandang Ayam di Kuningan, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta

Berdasarkan data hingga September 2026, BOR RSUD Linggajati mencapai 55,9 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan periode sebelumnya yang masih berada di kisaran 30 persen.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: