Sekda: Rerata Lama Sekolah di Kuningan 7,92 Tahun
Sekda dan Kepala Disdikbud Kuningan menghadiri Seminar Nasional Pendidikan PGRI, membahas tantangan AI, kesejahteraan guru, dan peningkatan mutu pendidikan.-Agus Phanter-Radar Kuningan
KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM - Sekretaris Daerah Kabupaten KUNINGAN Uu Kusmana, S.Sos., M.Si., bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten KUNINGAN Dr. Carlan, S.Pd., M.M.Pd., menghadiri Seminar Nasional Pendidikan yang digelar PGRI Kabupaten KUNINGAN di Auditorium SMK Negeri 3 KUNINGAN, Selasa (27/10/2026).
Kehadiran keduanya menjadi bagian dari forum yang membahas peningkatan profesionalisme guru di tengah perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI). Seminar ini juga menyoroti kesejahteraan tenaga pendidik, kepastian status kepegawaian, serta tantangan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Kuningan.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Memperkuat Solidaritas dan Profesionalisme Guru Melalui Pengembangan Karier, Peningkatan Kesejahteraan dan Pemahaman Regulasi Pendidikan Menuju Indonesia Unggul dan Berdaulat”.
Uu Kusmana hadir mewakili Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, ia menyampaikan pentingnya guru terus meningkatkan kemampuan dan beradaptasi dengan perubahan zaman.
BACA JUGA:Latihan di Sirkuit Jerez, Aldi Satya Mahendra Siap Menatap Musim Depan Terus Improve
BACA JUGA:Rumah Warga Citangtu Mau Ambruk, Wabup Tuti Datang Bawa Bantuan Rp15 Juta
Penguasaan teknologi, menurut pesan Bupati, perlu berjalan seiring dengan penguatan karakter, keteladanan, dan akhlak peserta didik.
“Jangan sampai peserta didik kita lebih cepat menguasai teknologi daripada gurunya, bukan karena gurunya tidak mampu, melainkan karena gurunya tidak lagi bersedia belajar,” demikian pesan Bupati yang disampaikan Sekda.
Teknologi dan AI dinilai dapat membantu guru mengembangkan materi serta menyampaikan informasi pembelajaran. Namun, peran guru dalam menanamkan nilai kehidupan, membangun empati, dan membentuk tanggung jawab peserta didik tetap tidak dapat sepenuhnya digantikan teknologi.
Rata-Rata Lama Sekolah Kuningan Masih 7,92 Tahun
Selain menyoroti transformasi digital, Uu mengajak PGRI dan jajaran Disdikbud memperkuat kerja sama untuk meningkatkan capaian pendidikan di Kabupaten Kuningan.
BACA JUGA:Andalkan 5 Cabor Unggulan, Yudi Amiardi: Kuningan Bidik 19 Emas di Porprov Jabar 2026
BACA JUGA:Kebakaran di Kuningan, Dua Rumah Terbakar, Kerugian Tembus Rp105 Juta
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian ialah rata-rata lama sekolah (RLS), yang dalam sambutan tersebut disebut masih berada pada angka 7,92 tahun.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

