Berikut ini 5 Jenis Bahasa Tubuh Kucing Liar yang Berarti Agresi dan Perlu Diwaspadai!

Selasa 27-02-2024,23:00 WIB
Reporter : Andhika S
Editor : Andhika S

Untuk itu, kucing liar mungkin akan melipat telinga mereka ke belakang untuk melindungi diri mereka sendiri atau sebagai peringatan kepada lawan bahwa mereka siap untuk bertarung.

3. Otot yang Tegang

Selanjutnya kucing yang mengencangkan otot-ototnya mungkin sedang menunjukkan tanda-tanda agresi.

Karena otot yang kencang menandakan bahwa tubuh mereka sedang dalam kondisi tegang.

BACA JUGA:Kenapa Kucing Liar Suka Tidur Di Lantai Depan Rumahmu? Yuk Simak 5 Hal Yang Membuat Kucing Liar Nyaman

BACA JUGA:Sudah Diakui atau Belum? Berikut 4 Ciri Kucing Sudah Mengakui Kita Sebagai Pemiliknya

Bahkan biasanya bahasa tubuh ini dijadikan indikasi bahwa kucing siap untuk bertindak dengan cepat dan mungkin akan menyerang jika merasa terancam.

4. Menggeram atau Mendesis

Menggeram atau mendesis adalah tanda yang jelas dari kucing yang merasa marah atau siap untuk bertarung.

Kucing liar cenderung akan mengeluarkan suara menggeram atau mendesis sebagai peringatan kepada lawan atau sesuatu yang mereka anggap berbahaya.

Oleh karena itu, jika kamu diberikan disesisan atau geraman, sebaiknya mulai mencoba untuk menjauhkan diri kita dari kucing tersebut secara perlahan.

BACA JUGA:Apakah Benar Menabrak Kucing Hingga Mati dapat Mendatangkan Musibah? Inilah Pandangan Islam Menurut Buya Yahya

BACA JUGA:Dijamin Lahap dan Doyan, Ini Dia 6 Makanan Kucing Paling Laku dan Terlaris di Tahun 2024

5. Postur yang Membesar

Bahasa tubuh kucing liar yang menandakan agresi yang terakhir, adalah ketika mereka mulai membesarkan postur tubuh mereka.

Tanda seperti mengangkat tubuh atau mengangkat bulu-bulu di punggung, adalah tanda bahwa kucing siap untuk menghadapi konfrontasi.

Kategori :