"Ibarat kapal yang harus membuang sebagian muatan agar tetap bisa mengarungi ombak besar dan sampai ke tujuan,” ungkap Wahyu.
Wahyu Hidayah yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kuningan ini menegaskan, bahwa TPP ASN tidak bersifat mutlak. Besarannya sangat tergantung pada kemampuan anggaran daerah.
Ketika pendapatan meningkat, maka TPP bisa naik. Sebaliknya, saat fiskal menurun, penyesuaian mutlak diperlukan.
"Kita harus memahami bahwa masih banyak kebutuhan masyarakat yang menanti: dari perbaikan jalan, fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga program pengentasan kemiskinan," jelasnya.
BACA JUGA:Bukan Ratu Tisha, Ini Skenario Calon Ketua Umum PSSI Jika Erick Thohir Mundur
Oleh karena itu, menurutnya, penyesuaian TPP justru mencerminkan kepedulian ASN terhadap kondisi masyarakat, agar beban penyesuaian anggaran tidak dialihkan dalam bentuk pajak atau retribusi tambahan kepada warga.