CIREBON, RADARKUNINGAN.COM - Program Ketahanan Pangan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon, menunjukkan progres yang menggembirakan.
Hal tersebut, ditunjukkan dengan bertambahnya areal lahan untuk ditanami pohon jagung sebagai pengganti beras.
Hingga kuartal keempat tahun 2025, luas lahan jagung yang telah ditanami mencapai 406 hektare.
Terdiri dari 404 hektare pada kuartal pertama hingga ketiga dan tambahan 2 hektare pada kuartal keempat.
Kondisi tersebut, dijelaskan Bupati Cirebon Drs H Imron MAg saat melakukan penanam jagung pipil bersama Polresta Cirebon.
BACA JUGA:Dorong Program MBG Dievaluasi, Fraksi PKS Sentil 6.000 Kasus Stunting di Kuningan
BACA JUGA:Rumah Lansia Hampir Ambruk, Ketua DPRD Kuningan Ajak Warga Gotong Royong Sabtu Ini
Kolaborasi di bidang pertanian itu, dilakukan di lahan pertanian Desa Getrakmoyan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Rabu 8 Oktober 2025.
Upaya tersebut sebagai upaya strategis dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.
Dalam koloborasi itu, Bupati Cirebon menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Polresta Cirebon yang turut menggagas gerakan tanam jagung.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah nyata untuk memastikan ketersediaan pangan lokal tetap terjaga sekaligus mendorong kesejahteraan petani.
"Kegiatan tanam jagung ini merupakan kerja sama antara Pemkab dan Polresta Cirebon dalam mendukung ketahanan pangan," jelas Bupati Imron dikutip dari Harian Radar Cirebon.
BACA JUGA:Bupati Majalengka Siapkan Program Ambisius, 343 Anak Bakal Dicetak Jadi Sarjana
Pemkab Cirebon sangat berterima kasih kepada Kapolresta yang telah menginisiasi kegiatan positif tersebut.