Sementara kerusakan paling parah terjadi di RT 13 RW 03, pada rumah milik Uci (55) yang dihuni lima orang.
"Atap rumah korban yang terbuat dari asbes dan spandek terbang seluruhnya. Bahkan tembok rumahnya dilaporkan mengalami retak akibat terpaan angin," ungkapnya.
Catatan BPBD Kuningan, tak hanya rumah warga, beberapa fasilitas umum juga ikut terdampak. Sejumlah tiang lampu penerangan jalan dilaporkan miring karena tidak kuat menahan embusan angin.
Ia menambahkan, sesaat setelah kejadian, warga bersama aparat pemerintah desa langsung melakukan penanganan darurat dan bergotong royong membersihkan puing-puing material bangunan yang berserakan.
"Penanganan sementara sudah dilakukan bersama warga. Pemerintah desa juga sudah berkoordinasi dengan kami, pihak kecamatan, TNI, dan Polri untuk melakukan assessment dan langkah lanjutan,” tutupnya.