"Pembersihan material dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat bersama aparat desa, kecamatan, PU, TNI, Polri, Damkar, dan BPBD,” katanya.
Kepala UPT Damkar Kuningan Andri Arga Kusumah menambahkan, bahwa pihaknya menerima laporan adanya pohon tumbang melalui grup WhatsApp Call Center Damkar Kuningan.
Laporan tersebut disampaikan warga setelah melihat kondisi jalan tertutup akibat pohon roboh.
"Anggota kami langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi pohon tumbang jenis albasia yang menghalangi jalan. Sebanyak empat personel regu dua dengan satu unit randis dikerahkan,” jelasnya.
BACA JUGA:Pasca Mutasi, Pejabat Eselon III Pemkab Kuningan Wajib Retreat di KRK
BACA JUGA:Diskatan Kuningan Salurkan Ribuan Bibit Kelapa Genjah
Proses evakuasi pohon tumbang berhasil diselesaikan dalam waktu sekitar 30 menit. Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut berpotensi mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan.
Saat ini, akses jalan raya Kiaradomba sudah kembali dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat. BPBD memastikan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait untuk langkah-langkah lanjutan.
BPBD dan Damkar Kuningan juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama ketika cuaca buruk, guna menghindari risiko kecelakaan akibat bencana alam seperti pohon tumbang.