Kedua destinasi tersebut kini dikenal luas dan menjadi magnet wisatawan, sekaligus mampu mendongkrak Pendapatan Asli Desa (PADes) secara signifikan.
BACA JUGA:Ketika Gen Z Diajak Dialog di Gedung DPRD Kuningan, Ini yang Terjadi
BACA JUGA:Daftar Hotline Pengaduan MBG di Kabupaten Kuningan
Abdul Haris menambahkan, kiprah Iim Ibrahim di sektor pariwisata tidak hanya berdampak secara ekonomi, tetapi juga mendapat pengakuan luas.
Yang bersangkutan tercatat beberapa kali menerima penghargaan, baik dari tingkat kabupaten, provinsi, nasional, hingga kalangan dunia usaha.
“Pengalaman memimpin BUMDes hingga menjadi penyumbang devisa desa menunjukkan kapasitas kepemimpinan dan manajemen yang tidak bisa dianggap remeh,” ujarnya.
Atas dasar itu, Abdul Haris secara terbuka mendorong Iim Ibrahim untuk ikut mendaftar dalam seleksi Direktur PDAU Kuningan.
BACA JUGA:Era Baru Tenis Kuningan! Buana De Vito Resmi Pimpin PELTI, Target Prestasi Melesat
BACA JUGA:Dapur MBG Kasturi Kuningan Diperiksa, Satgas Pastikan Standar Higienitas dan IPAL Aman
Seperti diketahui, Pemkab Kuningan melalui Panitia Seleksi (Pansel) resmi membuka seleksi terbuka Direktur PDAU Kuningan periode 2026–2031.
Ketua Pansel yang juga Sekda Kuningan, Uu Kusmana, MSi, memastikan proses seleksi berjalan sesuai Perbup Kuningan Nomor 35 Tahun 2020.
Dalam regulasi tersebut diatur bahwa apabila jumlah pendaftar kurang dari tiga orang, Pansel wajib memperpanjang masa pendaftaran maksimal selama tiga hari.
Namun, jika setelah perpanjangan jumlah pendaftar tetap minim, seleksi tetap dilanjutkan.
BACA JUGA:Ini Peran 5 Tersangka Pembalakan Liar di Kawasan Hutan Gunung Ciremai
BACA JUGA:Digaji Rp1,5 Juta Disuruh Rawat Pohon, Solusi KDM Kepada Penambang Liar di Kawasan TNGC
Kondisi ini dinilai sebagai ujian transparansi dan keseriusan seleksi, apakah benar-benar menghasilkan pemimpin terbaik atau sekadar memenuhi prosedur.