Mulai dari pengangkutan material hingga perataan jalan, seluruh proses dilakukan bersama-sama. Perbaikan jalan ini diharapkan membawa dampak positif bagi masyarakat.
Selain mempermudah akses transportasi bagi siswa sekolah dan para pekerja, jalan yang kembali layak juga memperlancar distribusi hasil pertanian desa ke pasar serta mengurangi risiko kerusakan barang selama perjalanan.
Tak hanya itu, kondisi jalan yang lebih rata dan stabil dinilai dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, kegiatan ini juga memperkuat ikatan sosial antara aparat dan masyarakat.
"Kerja bakti ini bukan hanya soal membangun jalan, tapi juga mempererat silaturahmi dan kebersamaan. Inilah nilai gotong royong yang harus terus kita jaga,” tutupnya.