Sebelum promosi ke Sekretaris Badan atau Eselon IIIA, Khadafi menjabat Kepala Bidang di Dinas Perhubungan. Khadafi dikenal pekerja keras, penuh semangat dan sangar gercep dalam memberikan pelayanan.
Kolaborasi Mutofid dan Khadafi dalam satu instansi diharapkan mampu memperkuat peran strategis Kesbangpol dalam menjaga stabilitas politik, ketahanan ideologi, serta harmonisasi kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Kuningan.
Mutasi yang mengantarkan Mutofid ke Kesbangpol merupakan bagian dari rotasi besar-besaran yang dilakukan Pemkab Kuningan. Total terdapat 240 ASN yang dilantik dan dikukuhkan.
BACA JUGA:Bikin Pemudik Senang, Jalan di Kuningan Diperbaiki Jelang Lebaran 2026
BACA JUGA:Elon Carlan Diproyeksikan Pimpin Disdikbud, Penasehat Kapolri Kirim Karangan Bunga
Rinciannya, 8 Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, 232 pejabat Administrator dan Pengawas,
Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Bupati Kuningan Nomor 309 dan 310 Tahun 2026 tentang alih tugas dan pengangkatan pejabat struktural.
Dalam sambutannya, Bupati Dian Rachmat Yanuar menegaskan bahwa rotasi jabatan bukan sekadar formalitas administratif.
“Dedikasi tidak mengenal lokasi dan profesionalisme tidak mengenal posisi. Di mana pun ditempatkan, berikan performa terbaik dan jadilah solusi,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menekankan bahwa mutasi ASN Kuningan 2026 merupakan bagian dari strategi penyegaran birokrasi dan penguatan kinerja organisasi.
Kursi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan yang ditinggalkan Mutofid kini diisi oleh Deni Hamdani, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris DPRD Kuningan.
Perputaran jabatan ini mencerminkan dinamika organisasi yang bertujuan meningkatkan efektivitas pelayanan publik di berbagai sektor.
Dengan pengalaman panjang di berbagai perangkat daerah, Mutofid diharapkan mampu membawa pendekatan manajerial yang adaptif dan responsif terhadap dinamika sosial-politik di Kabupaten Kuningan.
BACA JUGA:Razia Ramp Check di Cirendang, Bus Kedaluwarsa dan Knalpot Brong Kena Sanksi