Survei Setahun Kepemimpinan Bupati-Wabup Kuningan, Infrastruktur Jadi Sorotan

Senin 16-02-2026,08:51 WIB
Reporter : Agus Sugiarto
Editor : Agus Sugiarto

Meski demikian, survei juga mencatat sejumlah catatan dari masyarakat. Alasan utama pemberian nilai rendah adalah perbaikan jalan yang dinilai belum merata hingga ke pelosok desa, dengan persentase 48,5 persen.

BACA JUGA:Rotasi Pejabat Disdikbud Kuningan, Arif Yudianto Promosi Jadi Kasubag Umum

BACA JUGA:240 ASN Dilantik, Elon Carlan Jadi Kadisdikbud, Guruh Jabat Sekwan Gantikan Deni Hamdani

Selain itu, keterbatasan lapangan kerja (19,4 persen), layanan kesehatan yang dinilai masih rumit (13,4 persen), serta persepsi meningkatnya kasus pencurian kendaraan bermotor (9 persen) turut menjadi perhatian responden.

Isu infrastruktur, ekonomi dan ketenagakerjaan, pelayanan publik, serta keamanan menjadi faktor yang paling memengaruhi penilaian masyarakat.

Sejumlah program prioritas pemerintah daerah juga mendapat respons positif. Program pendidikan memperoleh apresiasi 87,66 persen, disusul program kesehatan 87,17 persen.

Di sektor pertanian, 80,50 persen responden menilai program berjalan cukup baik. Program keagamaan Ngaji Diri mendapat penilaian positif 79,34 persen, sementara Gema Sadulur 76 persen.

BACA JUGA:Media Gathering Uniku 2026, Perkuat Kemitraan dengan Wartawan

BACA JUGA:PDAM Kuningan Gratiskan Air untuk Ratusan Masjid dan Musala

Program kemudahan investasi dan usaha dinilai positif oleh 76,50 persen responden. Manajemen APBD memperoleh apresiasi 78 persen, dan sektor UMKM serta ekonomi kreatif mendapat penilaian positif 78,34 persen.

Secara umum, hasil survei menunjukkan kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kuningan pada tahun pertama mendapat legitimasi publik yang kuat.

Namun, perbaikan infrastruktur jalan, perluasan lapangan kerja, peningkatan layanan kesehatan, dan penguatan keamanan masih menjadi pekerjaan rumah ke depan. (*)

Kategori :