Jaga Ketersediaan Darah, PMI Kuningan Safari Donor Darah Ramadhan

Selasa 24-02-2026,10:54 WIB
Reporter : Agus Sugiarto
Editor : Agus Sugiarto

KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM – Selama bulan suci Ramadhan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan Safari Donor Darah guna memastikan ketersediaan stok darah tetap aman.

Lokasi safari donor darah selama Ramadhan menyasar seluruh kecamatan di Kabupaten Kuningan.

Dan Senin petang, 23 Februari 2026, Kecamatan Cibingbin dan Cibeureum menjadi lokasi safari.

Ketua PMI Kabupaten Kuningan, Hj Ika Rahmatika memaparkan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons atas kecenderungan menurunnya jumlah pendonor saat bulan puasa. 

BACA JUGA:Kisruh Penyadapan Getah Pinus, Penasehat Kemenhut Turun Langsung ke Ciremai

BACA JUGA:Klaster Maggot PNM Mekaar, Limbah Rumah Tangga Jadi Sumber Penghasilan

"Padahal, kebutuhan darah di rumah sakit tetap berlangsung setiap hari, baik untuk pasien operasi, ibu melahirkan dengan komplikasi, penderita penyakit kronis seperti thalassemia, maupun korban kecelakaan," jelas Hj Ika.

Menurut Anggota DPRD Jawa Barat tersebut, PMI Kabupaten Kuningan menerapkan pendekatan jemput bola dengan menggelar donor darah di berbagai lokasi strategis, seperti masjid, instansi pemerintah, dan ruang publik. 

"Pelaksanaan umumnya dilakukan setelah berbuka puasa atau usai shalat tarawih, sehingga lebih nyaman bagi masyarakat," ujarnya.

Selain menjaga ketersediaan darah, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi. PMI memberikan pemahaman bahwa donor darah tetap aman dilakukan selama pendonor memenuhi persyaratan kesehatan dan dilakukan pada waktu yang tepat.

BACA JUGA:Dibagi Tiga Tahap, Pola Pembelajaran Madrasah di Cirebon Selama Ramadan

BACA JUGA:SunmorJib YRFI Bandung 2026 Aktivitas Perdana Kepengurusan Baru, Eratkan Silaturahmi Jelang Ramadan

Hj Ika menilai kolaborasi antara lembaga kemanusiaan, pemerintah daerah, dan partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga ketahanan layanan darah. 

"Melalui Safari Donor Darah Ramadhan, diharapkan kesadaran donor darah tidak hanya tumbuh di bulan suci, tetapi berlanjut sebagai budaya kepedulian sosial," harap mantan istri Almarhum Bupati Kuningan, H Acep Purnama itu.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata. Setiap tetes darah yang didonorkan berpotensi menyelamatkan nyawa sesama. (")

Kategori :