Heboh Pembongkaran Bangunan TK Dijadikan Koperasi Desa

Selasa 03-03-2026,13:15 WIB
Editor : Asep Kurnia

Supandi juga memastikan, aktivitas pendidikan anak usia dini di Desa Guwa Kidul tetap berjalan karena masih terdapat beberapa TK lain yang beroperasi di wilayahnya.

"Selain sekolah itu, masih ada beberapa TK lain di desa kami. Jadi kegiatan belajar mengajar tetap ada," jelasnya.

Ia menerangkan, lahan seluas kurang lebih 900 meter persegi tersebut merupakan aset milik pemerintah desa. Lokasinya yang berada di tepi jalan utama dinilai strategis dan mudah diakses masyarakat.

Kedepan, lahan itu akan digunakan untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang bergerak di sektor pertanian termasuk penyediaan gerai pupuk bagi petani.

BACA JUGA:DAK Rp29 Miliar untuk Perbaikan Jalan Rusak Berat, Jalur Mudik Kuningan Mulus?

BACA JUGA:Daging dan Beras Jadi Primadona GPM, Kabid Ating Setiawan: 2 Kuintal Daging Sapi Ludes Terjual

Proyek pembangunan disebut telah dimulai sejak Januari 2026 dan dikerjakan oleh PT Argo Industri Nasional (Agrinas), sementara desa menyediakan lahan.

"Mayoritas warga kami petani. Nanti akan ada gerai pupuk dan sarana pendukung pertanian lainnya. Harapannya bisa membantu petani sekaligus menggerakkan ekonomi desa," paparnya. 

Seperti diketahui, video viral pembongkaran TK untuk dijadikan gedung Koprasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), menuai beragam reaksi dari warganet.

Bangunan TK yang berada di Jalan Pangeran Angga Baya tersebut, sebelumnya digunakan untuk kegiatan belajar mengajar sekitar 35 siswa.

Bahkan pembongkaran tersebut bakal diadukan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hingga Presiden RI Prabowo Subianto. (sam)

Kategori :