Berdasarkan hasil pemantauan, terdapat kenaikan harga pada sejumlah komoditas, khususnya cabai, daging ayam, dan daging sapi.
BACA JUGA:ASM Incar Kursi Lebih Banyak di DPRD, Sinyal Lanjut Pimpin Golkar Kuningan Jelang Musda
BACA JUGA:PKB Kuningan Tancap Gas Hadapi Pemilu 2029, Bidik 10 Kursi DPRD
Harga daging sapi yang pada hari biasa berada di kisaran Rp150.000 per kilogram, kini meningkat menjadi sekitar Rp170.000 per kilogram.
Sementara itu, harga daging ayam mencapai Rp44.000 per kilogram dan cabai rawit menembus Rp45.000 per kilogram. Kenaikan tersebut diperkirakan berkisar antara 10 hingga 15 persen.
Untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi, Pemerintah Kabupaten Kuningan telah menyiapkan sejumlah langkah.
Di antaranya melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, Operasi Pangan Murah, serta Operasi Pasar Murah.
BACA JUGA:Pesan Idul Fitri Rokhmat Ardiyan: Momentum Maafkan Sesama dan Perkuat Kebersamaan
BACA JUGA:Belanja Aman, Jalan Lancar: Satlantas Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Siliwangi Kuningan
Bupati juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Ia memastikan bahwa stok bahan pokok dalam kondisi aman dan distribusi berjalan lancar.
“Stok tersedia, pasokan lancar, dan harga masih dalam batas wajar,” ujarnya.
Di sisi lain, aktivitas perdagangan di Pasar Cilimus terpantau meningkat.
Salah seorang pedagang sayuran, Ebud (50), mengungkapkan bahwa kenaikan harga sejumlah komoditas merupakan hal yang lazim terjadi menjelang Lebaran.
BACA JUGA:Didanai Hibah BPR, Bupati Dian Tinjau Pembangunan Tugu Angklung, Ikon Baru Gerbang Wisata Kuningan
BACA JUGA:Mudik Lebaran 2026, Polres Kuningan Kerahkan 417 Personel
Meski demikian, ia memastikan ketersediaan barang dagangan masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.