Menurutnya, antusiasme masyarakat menjadi indikator bahwa program ini benar-benar dirasakan manfaatnya.
Tak hanya soal kemudahan, Sekda juga menyoroti pentingnya kualitas pelayanan, terutama di sektor kesehatan.
Ia mengingatkan seluruh tenaga medis agar selalu mengedepankan prinsip 5S, yakni salam, sapa, senyum, sopan, dan santun dalam melayani masyarakat.
“Pelayanan yang baik bukan hanya cepat, tetapi juga harus ramah dan beretika. Prinsip 5S harus menjadi budaya dalam setiap layanan,” tegasnya.
BACA JUGA:Seru! LSM Frontal Ungkap Duit Rp2,2 Miliar Anggaran Bimtek Milik OPD Pemkab Kuningan
BACA JUGA:Talenta ASN Kuningan Disorot, Dua Pengamat Pertanyakan Transparansi dan Data BKPSDM
Sementara itu, masyarakat menyambut positif kehadiran program ini. Sukardi (48), warga Desa Cikahuripan, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan yang hadir langsung di desa.
“Biasanya harus ke kota untuk mengurus administrasi. Sekarang cukup di sini saja, lebih cepat dan hemat biaya,” ungkapnya.
Menurutnya, selain memudahkan, pelayanan yang diberikan juga terasa lebih ramah dan tidak berbelit-belit.
Program SIPP yang telah digelar di berbagai kecamatan ini dinilai efektif dalam memangkas jarak, waktu, dan biaya yang selama ini menjadi kendala masyarakat dalam mengakses layanan pemerintah.
Dengan turun langsung ke lapangan, Pemkab Kuningan memastikan bahwa pelayanan publik tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. (*)