Penilaian akhir merupakan gabungan dari manajemen talenta sebesar 70 persen dan uji kompetensi teknis sebesar 30 persen.
BACA JUGA:Tiga Besar JPT Pratama Kuningan Diumumkan: Tatiek, Apip, Rangga dan Aries Bakal Segera Dilantik?
BACA JUGA:DH Masuk Nominasi Persaingan Ujikom, Ini Empat Kandidat Calon JPT
“Seluruh tahapan dilakukan secara objektif dan transparan,” ujarnya.
Uji kompetensi teknis sendiri meliputi penulisan makalah yang dilaksanakan pada 21 April 2026 dan diikuti 65 peserta.
Tahap selanjutnya berupa wawancara berlangsung pada 23 hingga 24 April 2026 dengan jumlah peserta sebanyak 62 orang.
Selain posisi Kepala DPMD, seleksi JPT Pratama juga dilakukan untuk tiga jabatan lainnya, yakni Kepala Dinas Sosial, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, serta Kepala DPPKBPPA. Masing-masing jabatan telah menghasilkan tiga kandidat terbaik.
BACA JUGA:Penyerahan SK PDIP Kuningan Jadi Aksi Nyata, Politik Kerakyatan Langsung Menyentuh Warga
BACA JUGA:Polres Kuningan Tangkap Pengedar Narkoba, 33 Gram Sabu dan 46 Ekstasi Disita
Selanjutnya, total 12 kandidat tersebut akan diajukan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperoleh rekomendasi. Setelah itu, Pejabat Pembina Kepegawaian akan menetapkan pejabat terpilih untuk kemudian dilantik.
Kepala BKPSDM Kuningan, Beni Prihayatno, menambahkan bahwa seluruh proses seleksi menggunakan sistem manajemen talenta berbasis merit melalui aplikasi GEMILANG.
“Penilaian dilakukan dengan komposisi potensi 60 persen dan kinerja 40 persen,” jelasnya.
Dengan mekanisme seleksi yang ketat dan terbuka, diharapkan pejabat yang terpilih nantinya mampu membawa peningkatan kinerja serta pelayanan publik di Kabupaten Kuningan. (*)