Ia menjelaskan, metode pekerjaan meliputi overlay hotmix hampir di seluruh ruas jalan, rekonstruksi pada beberapa titik, serta penguatan bahu jalan menggunakan beton agar lebih awet dan tahan lama.
BACA JUGA:Masuki Etape Ketiga, MAXI Tour Boemi Nusantara Jelajahi Surga Wisata di Pintu Gerbang Sumatera
BACA JUGA:Polisi Ungkap Motif Cemburu Sesama Jenis di Balik Pembacokan di Cibeureum
Namun, sekitar 350 meter ruas jalan di titik Wano tidak termasuk dalam proyek tahun ini karena sebelumnya sudah diperbaiki.
Subkor Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PUTR Kuningan, Budi Haryadi mengatakan, progres pengerjaan hingga pertengahan Mei terus meningkat sesuai jadwal.
Perbaikan dimulai dari tugu perbatasan Desa Wano hingga SDN Cikeleng dengan total panjang penanganan sekitar 4,7 kilometer.
Menurut Budi, kerusakan jalan selama ini cukup menghambat aktivitas warga, terutama dalam mobilitas dan distribusi hasil pertanian yang menjadi penopang ekonomi masyarakat setempat.
BACA JUGA:Rumah Warga di Japara Ambruk, BPBD Kuningan Salurkan Bantuan Darurat
Dengan adanya proyek pelebaran jalan ini, akses transportasi warga di kawasan Japara dan Cigandamekar diharapkan menjadi lebih aman, nyaman, dan mendukung pertumbuhan ekonomi desa. (*)