Realisasi PAD Baru Capai 83 Persen
Pemkab Kuningan mengungkapkan realisasi PAD tahun 2025 masih berada di kisaran 83 persen dari target sekitar Rp400 miliar.
Kondisi tersebut menunjukkan masih terdapat ruang yang cukup besar untuk meningkatkan pendapatan daerah melalui pengelolaan yang lebih efektif dan inovatif.
Menurut Sekda, penguatan PAD menjadi kebutuhan mendesak karena berbagai program pembangunan, mulai dari penanggulangan kemiskinan, pengurangan pengangguran, peningkatan layanan kesehatan hingga pembangunan infrastruktur sangat bergantung pada kemampuan fiskal daerah.
Selama ini, Kabupaten Kuningan masih cukup bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi sehingga peningkatan PAD menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah.
BACA JUGA:Bukan ASN, Mantan Bupati Kuningan Tetap Kantongi Pensiun Tiap Bulan, Nominalnya Bikin Kaget
BACA JUGA:Dulu Mulus, Kini Rusak Berat! Jalan Bendungan Kuningan Dikeluhkan Warga
Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Kabupaten Kuningan, Deden Kurniawan, mengatakan hasil audit telah disampaikan kepada Bupati dan Sekda sebagai dasar penyusunan langkah perbaikan.
Inspektorat merekomendasikan sejumlah pembenahan, di antaranya penyempurnaan basis data potensi pendapatan, peningkatan efektivitas tata kelola, serta penerapan sistem transaksi non-tunai guna meminimalkan potensi kebocoran penerimaan.
Melalui berbagai langkah tersebut, Pemkab Kuningan berharap kapasitas fiskal daerah semakin kuat sehingga program pembangunan dapat berjalan lebih optimal dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. (*)