Kepala Diskatan Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, menegaskan bahwa ketahanan pangan masa depan harus dibangun secara terpadu, dimulai dari rumah tangga hingga kawasan pertanian.
Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan berbagai dukungan berupa benih sayuran, polybag, tray semai, hand sprayer, serta pendampingan dari penyuluh pertanian agar program dapat berjalan optimal.
Ia menambahkan, keberhasilan program sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat bersama TP PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun budaya kemandirian pangan.
BACA JUGA:Polres Kuningan Bongkar 11 Kasus Narkoba, 5 Residivis dari 12 Tersangka Ditahan
BACA JUGA:Kuota BSPS Melonjak 10 Kali Lipat, Kuningan Kebut Target Bebas RTLH 2028
"Yang kami harapkan bukan sekadar sosialisasi, tetapi perubahan nyata. Pekarangan harus menjadi lahan produktif yang mampu meningkatkan ketersediaan pangan keluarga, memperbaiki kualitas gizi, memperkuat ekonomi rumah tangga, sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting," tegasnya.
Melalui sinergi pemerintah daerah, TP PKK, penyuluh pertanian, dan masyarakat, Kabupaten Kuningan optimistis mampu mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan dengan menjadikan keluarga sebagai garda terdepan dalam membangun kemandirian pangan. (*)