Selain memanfaatkan pompa air, petani juga diimbau menggunakan air secara hemat dan efisien, menjaga saluran irigasi tetap berfungsi, serta rutin memantau kondisi pertanaman selama musim kemarau berlangsung.
Diskatan memastikan jajaran penyuluh pertanian bersama UPTD Pertanian akan terus melakukan pemantauan di lapangan, memberikan rekomendasi teknis sesuai kondisi wilayah, serta mendampingi petani dalam menentukan pola tanam yang paling sesuai dengan kondisi iklim dan ketersediaan air.
Melalui penyesuaian pola tanam, pengelolaan air yang efisien, serta pendampingan yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap risiko gagal panen dapat ditekan sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga dan ketahanan pangan daerah dapat dipertahankan di tengah puncak musim kemarau.
Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut maupun bantuan teknis dapat menghubungi UPTD Pertanian atau Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) terdekat di kecamatan masing-masing. (*)