Hasil Pengamatan Mahasiswa Unisa: Jalan Pelosok Kuningan Juga Harus Diperhatikan Pemerintah

Selasa 01-09-2026,15:16 WIB
Reporter : Agus Sugiarto
Editor : Asep Kurnia

KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM - Pemerataan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kuningan dinilai perlu menyentuh seluruh wilayah, termasuk jalan pelosok dan akses yang menghubungkan antardesa.

Hal itu disampaikan Ahmad Novaldi, mahasiswa Universitas Islam Al Ihya (Unisa) Kuningan, berdasarkan pengamatan langsung serta aspirasi masyarakat yang diterimanya selama melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Gewok, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan.

Menurut Mahasiswa Unisa ini, akses jalan memiliki peran penting bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. 

Karena itu, kondisi jalan perlu diperiksa secara menyeluruh agar ruas yang membutuhkan penanganan dapat diketahui berdasarkan kondisi sebenarnya di lapangan.

Perhatian terhadap infrastruktur, kata dia, sebaiknya tidak hanya diarahkan kepada jalan utama yang ramai dilalui. 

BACA JUGA:Maulid Nabi, Kapolres Kuningan Ajak Polisi Teladani Akhlak Rasulullah

BACA JUGA:Family Gathering AEROX Bandung, Rayakan 7 Tahun Kebersamaan Komunitas AEROK Jawa Barat

Jalan pelosok dan akses antardesa juga perlu mendapat perhatian karena menjadi jalur yang digunakan masyarakat untuk bekerja, bersekolah, mengangkut hasil pertanian, hingga bepergian dari satu wilayah ke wilayah lainnya.

Sejumlah Jalan Masih Membutuhkan Perhatian

Salah satu akses yang menjadi perhatian Ahmad berada di Desa Pinara, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan. Berdasarkan kondisi yang dilihat secara langsung, jalan di wilayah tersebut masih membutuhkan perhatian dalam hal perbaikan.

Kondisi serupa juga ditemukan pada sejumlah bagian jalan yang menghubungkan Desa Cikahuripan dengan Desa Gewok. Beberapa titik pada akses tersebut masih mengalami kerusakan.

Akses Desa Rambatan menuju Desa Longkewang juga menjadi sorotan. Selain terdapat bagian jalan yang mengalami kerusakan cukup parah, ruas tersebut juga dinilai masih membutuhkan perhatian dari sisi penerangan.

“Saya tidak mengatakan semua jalan pelosok mengalami kondisi yang sama. Namun, dari beberapa jalan yang saya lihat secara langsung dan keluhan masyarakat yang saya dengar, masih ada akses yang membutuhkan perhatian. Karena itu, saya berharap pemerintah dapat melakukan pengecekan kondisi jalan secara menyeluruh, termasuk jalan-jalan pelosok dan akses antardesa.” ucapnya.

Ahmad berharap penanganan jalan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah. Dengan begitu, pembangunan infrastruktur dapat dirasakan secara lebih merata.

Ia menilai keberadaan jalan tetap penting meskipun tingkat lalu lintasnya tidak seramai jalan utama.

Kategori :