KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM – Informasi mengenai dugaan bullying yang menimpa seorang siswa sekolah dasar (SD) di Desa Cipakem, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, mendapat perhatian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan.
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (Kabid SD) Disdikbud Kuningan, Surya, S.Pd., M.M., mendatangi RS Juanda pada Rabu (7/10/2026) untuk mengecek kondisi korban dan menggali informasi mengenai kejadian tersebut.
Dari pertemuan dengan keluarga korban, Disdikbud memperoleh keterangan bahwa persoalan tersebut telah dibicarakan secara kekeluargaan. Kedua keluarga sepakat memprioritaskan pengobatan korban hingga kondisinya pulih.
Disdikbud Kuningan Cek Kondisi Korban
Surya berdialog langsung dengan keluarga korban selama kunjungannya ke RS Juanda. Pertemuan itu dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai kronologi kejadian yang sebelumnya beredar sebagai dugaan bullying.
BACA JUGA:Tampil di YZ BLU CRU FIM Europe Cup SuperFinale, Djanoko Mahija Aribowo Ambil Pengalaman Berharga
BACA JUGA:Profiling ASN Kuningan, 3.000 Pegawai Ikuti Pro ASN 2026
Menurut keterangan keluarga, peristiwa tersebut tidak didasari unsur kesengajaan maupun penganiayaan. Persoalan juga telah dibicarakan oleh kedua keluarga dan disepakati untuk diselesaikan secara kekeluargaan.
“Pihak keluarga sudah melakukan rembukan dan sepakat untuk melakukan pengobatan hingga sembuh. Karena ini insiden, dan tidak ada unsur penganiayaan maupun kesengajaan yang terjadi pada saat bermain,” ujar ibu korban, Nursiah.
Surya mengatakan keterangan yang diperoleh dari keluarga menunjukkan peristiwa tersebut bermula ketika sejumlah anak sedang menyaksikan hiburan di desa.
Setelah itu, anak-anak tersebut berencana melakukan sebuah atraksi permainan. Dalam prosesnya, salah seorang anak menuangkan bensin ke tanah dan kemudian membakarnya.
Api kemudian diduga menyambar tangan anak tersebut. Dalam kondisi panik, anak itu berusaha melepaskan botol yang berada di tangannya.
Bensin yang tumpah kemudian mengenai pakaian anak lain yang berada di sampingnya.
BACA JUGA:Nama Dishub Terseret Polemik Parkir, Kadishub Kuningan Angkat Bicara
BACA JUGA:Kuasa Hukum AS-RM Bantah Dugaan Penipuan 210 Titik Parkir