Warga Binaan Lapas Kuningan Panen Perdana Selada Bokor

Warga Binaan Lapas Kuningan Panen Perdana Selada Bokor

Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas IIA Kuningan budidaya selada bokor hingga berhasil memanennya dengan total produksi mencapai 15,2 kilogram.-Lapas Kuningan for Radar Cirebon -

KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM - Warga binaan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kabupaten Kuningan, berhasil budidaya Selada Bokor.

Hal tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang dilakukan Lapas Kelas IIA Kuningan. 

Salah satunya yakni melalui budidaya selada bokor di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) pertanian Lapas Kuningan.

Bahkan pada kesempatan itu, Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan Sukarno Ali bersama Ketua DWP Lapas Kuningan telah melaksanakan panen perdana Selada Bokor.

Kehadiran pimpinan dan seluruh unsur lapas saat panen perdana, menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program pembinaan berbasis keterampilan produktif.

BACA JUGA:Truk Kayu Ilegal Disergap di TNGC Kuningan, Sopir Kabur ke Hutan Tinggalkan Puluhan Kayu Bernilai Tinggi

BACA JUGA:Pasca Mutasi Pejabat Pemkab Kuningan: Harga Daging Ayam dan Cabai Turun Mendadak di Pasar Tradisional

Menurut Kalapas Kuningan, panen selada bokor ini merupakan hasil dari proses pembinaan kemandirian yang dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan WBP sejak tahap penanaman hingga perawatan tanaman hortikultura. 

Dari hasil kerja tersebut, Lapas Kelas IIA Kuningan berhasil memanen selada bokor dengan total produksi mencapai 15,2 kilogram.

"Kegiatan ini tidak sekadar bertujuan menghasilkan produk pertanian, tetapi lebih jauh sebagai sarana pembekalan keterampilan bagi WBP," ujar Sukarno Ali, kemarin 7 Januari 2026.

Menurutnya, pembinaan di bidang pertanian diharapkan mampu menumbuhkan etos kerja, rasa tanggung jawab, serta kemandirian warga binaan.

"Melalui program pembinaan kemandirian ini, kami ingin membekali WBP dengan keterampilan yang bermanfaat dan bernilai ekonomis, sehingga dapat menjadi modal positif ketika mereka kembali dan berbaur dengan masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA:Sertijab di Disdikbud Kuningan: Dua Nama Baru, Banyak Kursi Bergeser

BACA JUGA:Plt Camat Cidahu Minta Inspektorat Audit Pemdes Cihideung Hilir

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: