Ujikom JPT Kuningan 2026: Peserta Soroti Kursi Tak Nyaman, Pejabat Lain Kecewa Tak Diundang
Kursk ukuran pelajar SMP, membuat peserta yang mengikuti Uji Kompetensi Calon JPT Pratama Pemkab Kuningan merasa tidak nyaman. (Foto: Ilustrasi)--
KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM – Pelaksanaan uji kompetensi (ujikom) calon Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemkab Kuningan memasuki tahap krusial.
Sebanyak 67 pejabat Eselon III kini tengah bersaing memperebutkan empat kursi strategis Eselon II.
Selama dua hari, Kamis–Jumat (23–24 April 2026), para peserta menjalani sesi wawancara di hadapan tim panelis Komite Manajemen Talenta ASN.
Kegiatan berlangsung di Gedung UPTD BKPSDM Kuningan dan dipantau langsung Bupati Dian Rachmat Yanuar.
BACA JUGA:Uji Kelayakan Ketua PKB Kuningan 2026–2031, Tiga Kandidat Resmi Ikuti Seleksi di Bandung
BACA JUGA:Dugaan Pencatutan Identitas di Kuningan, Polisi Kumpulkan Bukti dan Saksi Kunci
Sebelumnya, seluruh peserta telah mengikuti tahapan penulisan makalah yang digelar di Laboratorium Komputer SMPN 1 Kuningan.
Secara umum, proses berjalan lancar. Namun, sejumlah peserta mengaku kurang nyaman saat mengerjakan soal.
“Kursi dan meja terlalu kecil. Jadi agak mengganggu konsentrasi saat mengerjakan makalah,” ungkap salah seorang peserta, diamini peserta lainnya.
Menurutnya, fasilitas komputer dan jaringan internet sudah cukup baik. Namun ukuran sarana yang tidak sesuai dengan postur orang dewasa menjadi kendala tersendiri, mengingat ruangan tersebut diperuntukkan bagi siswa SMP.
BACA JUGA:Polisi Ungkap Kasus Pembuangan Bayi di Cibingbin, Pelaku Perempuan 20 Tahun Ditahan
BACA JUGA:SIPP ke-21 Serbu Maleber, Layanan Publik Kuningan Kian Dekat dan Cepat
Menanggapi hal itu, Sekretaris BKPSDM Kuningan, Hartanto, menjelaskan pihaknya telah berupaya mencari lokasi alternatif yang lebih memadai, seperti laboratorium komputer SMK.
Namun, jadwal penggunaan tempat berbenturan dengan agenda sekolah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

