Debat Capres-Cawapres Mahasiswa UNISA Kuningan Digelar di KPU
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mahasiswa Universitas Islam Al-Ihya (UNISA) Kuningan menggelar debat bakal calon Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa, Minggu (4/10/2026). (Istimewa)--
“Apabila ada mahasiswa yang membutuhkan bantuan ataupun berkaitan dengan kegiatan mahasiswa, kami dari KPU Kabupaten Kuningan siap untuk membantu dan melayani semaksimal mungkin,” ungkap Anas.
Anas menegaskan, keberadaan mahasiswa di KPU Kabupaten Kuningan tidak semata-mata dipandang sebagai penggunaan fasilitas.
Interaksi tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari proses edukasi sekaligus penguatan demokrasi bagi generasi muda.
BACA JUGA:Terminal Wisata Paniis Diresmikan, Rosalina Deviyanti: Destinasi Wisata Kini Mudah Diakses
BACA JUGA:Kuliah Umum di Uniku, Kapolres Kuningan Tekankan Keamanan
Ia juga mengapresiasi komunikasi yang selama ini terjalin antara KPU Kabupaten Kuningan dan KPU Mahasiswa UNISA Kuningan.
Koordinasi yang dilakukan dinilai penting agar setiap kegiatan dapat berlangsung dengan baik.
“Yang paling penting komunikasi tetap berjalan. Kami mengapresiasi teman-teman KPU Mahasiswa UNISA yang terus melakukan koordinasi dengan KPU Kabupaten Kuningan sehingga tidak terjadi miskomunikasi dalam pelaksanaan kegiatan,” ujarnya.
Debat Jadi Ruang Belajar Demokrasi Mahasiswa
KPU Kabupaten Kuningan memandang keterlibatan mahasiswa dalam proses demokrasi sebagai hal penting. Lingkungan kampus menjadi salah satu ruang pembelajaran yang memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami proses pemilihan, menyampaikan gagasan, hingga menentukan pilihan secara bertanggung jawab.
BACA JUGA:CustoMAXi Yamaha 2026 Bandung Panaskan Adu Gengsi Modifikasi, Performa, dan Teknologi MAXi
BACA JUGA:Gandeng Koramil Kadugede, Pemuda Batak Bersatu Kuningan Gelar Jumat Berkah
Debat bakal calon Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa UNISA Kuningan turut dihadiri Ketua DPC Pertuni, Budi Hidayah, S.Sos., serta puluhan mahasiswa UNISA Kuningan.
Kehadiran para peserta dan sejumlah pihak tersebut menambah ruang dialog serta partisipasi dalam tahapan Pemira UNISA Kuningan.
Debat capres-cawapres mahasiswa UNISA Kuningan juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat kapasitas dan gagasan masing-masing bakal calon. Program kerja dan komitmen yang disampaikan dapat menjadi bahan bagi mahasiswa dalam menentukan pilihan pada proses Pemira.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

