Kunci Bersama Summit 2026: Kawasan Perbatasan Jabar-Jateng Bidik Investasi Rp42,63 Triliun

Kunci Bersama Summit 2026: Kawasan Perbatasan Jabar-Jateng Bidik Investasi Rp42,63 Triliun

Deklarasi Kunci Bersama Summit sebagai bentuk komitmen bersama memperkuat sinergi pembangunan kawasan perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah.-Istimewa-Radar Kuningan

JAKARTA, RADARKUNINGAN.COM - Kawasan perbatasan Jawa Barat (Jabar) dan Jawa Tengah (Jateng) didorong menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia. 

Dorongan tersebut mengemuka dalam Kunci Bersama Summit 2026 yang digelar di Hotel Merlynn Park, Jakarta, Senin 27 Juli 2026.

Mengusung tema “Sinergi Lintas Batas Membangun Ekosistem Investasi, Kolaborasi, dan Kemajuan Kawasan Perbatasan Jawa Barat–Jawa Tengah Menuju Indonesia Emas 2045”, forum tersebut mempertemukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, investor, serta berbagai pemangku kepentingan.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan sekaligus Dewan Penasihat Kunci Bersama, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), hadir dan membuka kegiatan tersebut.

Turut hadir Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, Direktur Utama Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB), Ketua Umum Kadin Indonesia, jajaran kementerian/lembaga, serta para kepala daerah yang tergabung dalam Kunci Bersama.

BACA JUGA:Tumbler Ecentio Tahan Dingin 24 Jam, Ini Alasannya

BACA JUGA:Kolaborasi Yamaha Jabar dan Kustomleng Cirebon Jadi Wadah Kreativitas Komunitas Otomotif dan Seni

Dalam sambutannya, AHY menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pembangunan kawasan yang memiliki potensi ekonomi besar.

“Kita harus melihat pembangunan daerah dalam gambaran besar pembangunan nasional. Sinergi menjadi kunci agar pembangunan dilakukan secara terintegrasi dan memberikan dampak maksimal bagi masyarakat,” ujar AHY.

Menurut AHY, pemerintah saat ini tengah mengorkestrasi berbagai kementerian teknis agar pembangunan kawasan dapat berjalan secara terpadu.

Sejumlah sektor yang menjadi prioritas meliputi pembangunan infrastruktur, ketahanan pangan dan air, pengembangan energi bersih, program tiga juta rumah, hingga optimalisasi Bandara Internasional Kertajati sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

AHY berharap Kunci Bersama Summit 2026 tidak berhenti sebagai forum diskusi, tetapi melahirkan kerja sama konkret yang mampu meningkatkan investasi, memperkuat konektivitas, dan mendorong kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA:SSB Harata U-14 Jadi Satu-satunya Wakil Jabar di Liga TopSkor National Championship 2026

BACA JUGA:Perempatan Karangmangu dan Simpang Caracas Butuh Lampu Merah, Ini Jawaban Dishub Kuningan

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: