Pasar Tradisional Disemprot Disinfektan

Pasar Tradisional Disemprot Disinfektan

KUNINGAN - Petugas UPT Damkar Kuningan melakukan penyemprotan cairan disinfektan terhadap kawasan Pasar Kurucuk di Kecamatan Kramatmulya, kemarin. Penyemprotan dilakukan sebagai respons persiapan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam waktu dekat ini. Dengan menggunakan armada Pemadam Kebakaran, petugas menyemprotkan cairan disinfektan ke seluruh lingkungan pasar termasuk jalan protokol. Dibantu petugas dari Satpol PP dan Polsek Kramatmulya, giat penyemprotan disinfektan juga dibarengi kegiatan sosialisasi tentang pencegahan penyebaran virus corona. \"Penyemprotan cairan disinfektan sebanyak 4.500 liter dilakukan mulai dari kawasan Pasar Kurucuk dan jalan protokol Kramatmulya sepanjang 2 kilometer. Ini sebagai respons dari kebijakan pemerintah yang akan memberlakukan PSBB pada tanggal 6 Mei mendatang, kita pastikan lingkungan pasar terbebas dari berbagai bakteri dan virus terutana Covid-19,\" ungkap Kepala UPT Damkar Kuningan Mh Khadafi Mufti kepada Radar, kemarin. Sebelumnya, kata Khadafi, penyemprotan juga sudah dilakukan terhadap Pasar Ciawigebang dan ruas jalan di sana. Secara bertahap, penyemprotan disinfektan juga akan dilakukan untuk pasar dan lingkungan lain yang akan diberlakukan kebijakan PSBB. \"Sekaligus kami sosialisasikan tentang apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat pemberlakuan PSBB. Mudah-mudahan dengan cara ini masyarakat bisa sadar dan mengetahui apa yang harus dilakukan untuk percepatan dan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Kuningan,\" ujar Khadafi. Selain tetap melaksanakan pola hidup bersih dan sehat, mengenakan masker dan sering cuci tanga,s kata Khadafi, selama masa PSBB masyarakat diimbau untuk tidak keluar rumah terutama pada jam-jam yang telah ditentukan. Salah satunya aktivitas di pasar tradisional, nanti hanya diperbolehkan mulai pukul 4.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB. (fik)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: