Sejumlah Perkumpulan Sepak Bola Berubah Nama

Sejumlah Perkumpulan Sepak Bola Berubah Nama

KUNINGAN – PSSI Asosiasi Kabupaten (Askab) Kuningan menggelar Kongres Tahunan 2020 dengan status sebagai Kongres Biasa. Acara diselenggarakan di Aula Wisma Permata (belakang kompleks Stadion Mashud Wisnusaputra), Sabtu (8/8). Kongres dihadiri Asda II Dr Deni Hamdani SSos MSi mewakili Bupati Kuningan H Acep Purnama SH MH, Ketua Bidang Organisasi KONI H Aan Suganda mewakili Ketua KONI Kuningan Drs H Enay Sunaryo MM, dan Kepala Disporapar Kuningan Dr H Toto Toharudin MPd. Deni Hamdani yang juga merupakan Wakil Komite Eksekutif PSSI Kabupaten Kuningan, sebagai pimpinan sidang Kongres Biasa PSSI Kabupaten Kuningan 2020. Kongres Biasa Asosiasi PSSI Kabupaten Kuningan ini juga disaksikan oleh perwakilan dari PSSI Asosiasi Provinsi (Asprov) Jawa Barat, yakni H Fathoni Munawar SPd MPd selaku anggota Komite Eksekutif PSSI Asprov Jabar. Sedangkan Ketua Komite Eksekutif PSSI Kabupaten Kuningan (Ketua Askab PSSI Kuningan) H Sudirja. Agenda Kongres Biasa 2020 Askab PSSI Kuningan, terdiri dari roll call, yakni panggilan anggota PSSI Kabupaten Kuningan sebagai voter, meliputi 1 klub, 12 perkumpulan sepak bola, dan 1 asosiasi futsal. Lalu Exco PSSI Kabupaten Kuningan menyatakan bahwa Kongres Biasa 2020 telah sesuai Statuta PSSI, Statuta PSSI Jawa Barat, dan Statuta PSSI Kabupaten Kuningan. Seluruh voter menyetujui dengan suara bulat. Selanjutnya, Exco PSSI Kabupaten Kuningan menyampaikan Agenda Kongres Biasa 2020, seluruh voter menyetujui dengan suara bulat. Exco PSSI Kabupaten Kuningan menyampaikan pidato resmi dalam Kongres Biasa 2020. Exco PSSI Kabupaten Kuningan mengajukan 2 nama, yakni Andri M Grinaldy dan Rian Hidayat sebagai petugas notulensi kongres, seluruh voter menyetujui dengan suara bulat. Exco PSSI Kabupaten Kuningan juga mengajukan dua nama, yakni Iwan Andrianto SE (PS Cipta Karya) dan Asep Rohmat Hidayat SE (PS PAM Tirta Kamuning), sebagai petugas pemeriksa notulensi kongres, seluruh voter menyetujui dengan suara bulat. Agenda berlanjut dengan pembacaan tatib kongres oleh Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten Kuningan Drs Jaka Chaerul, yang juga Kepala Dinas Perhubungan (Dishub). Exco PSSI Kabupaten Kuningan membacakan amandemen statuta PSSI Kabupaten Kuningan dan langsung mengesahkan amandemen statuta PSSI Kabupaten Kuningan. Seluruh voter menyetujui dengan suara bulat. Dalam kesempatan itu, mewakili Ketua H Sudirja yang berhalangan hadir, Sekretaris PSSI Kabupaten Kuningan Muhammad Oban Subhan menyampaikan laporan kerja 2019. Ia menyampaikan paparan program dan rencana anggaran tahun 2020. Selain itu, Exco PSSI Kabupaten Kuningan menyatakan bahwa diperlukan pengesahan perubahan/penggantian nama perkumpulan sepak bola, terdiri dari PS KNPI Lebakwangi (Didi Adha) menjadi PS SKL Sindang (Andi Darsim), PS Buah Kujang menjadi (Ramses Dwi Priana) menjadi PS Gesit Ciomas (Adi Patah), dan PS GAM Cilimus (Hasanudin) menjadi PS ALBA Caracas (Aa Hilman). Seluruh voter menyetujui dengan suara bulat. Exco PSSI Kabupaten Kuningan kemudian menyatakan bahwa diperlukan pengesahan keanggotaan sebagai voter, di mana terdapat 1 klub, 12 perkumpulan sepak bola, dan 1 asosiasi, yakni Klub Pesik, PS Alba, PS Andeska, PS Cipta Karya, PS Duta Hadir, PS Gesit, PS Inter Perdana, PS PAN Tirta Kamuning, PS Pemda, PS Pluto, PS Sikap, PS SKL FC, dan PS Turangga Sakti, ditambah Asosiasi Futsal Kabupaten Kuningan. Seluruh voter pun menyetujui dengan suara bulat. Berikutnya Exco PSSI Kabupaten Kuningan menyatakan bahwa diperlukan pengesahan 4 perkumpulan sepak bola untuk menjadi calon anggota tetap (observer), yakni PS Gemilang Raya, PS Kijang Mas, PS Muhammadiyah, dan PS Panama. Seluruh voter menyetujui dengan suara bulat. Exco PSSI Kabupaten Kuningan kemudian mempersilakan sekretaris untuk membacakan kode pemilihan dan langsung seluruh voter menyetujui dengan suara bulat. Exco PSSI juga menyatakan bahwa diperlukan pembentukan komite pemilihan. Seluruh voter menunjuk dan menyetujui 4 orang dari Organizing Comittee bersama sekretaris untuk menjadi komite pemilihan. Adapun komposisi komite pemilihan terdiri dari Pepen Apendi MPd (Ketua), Arif Eka Hidayat (Wakil Ketua), Muhamad Oban Subhan (Sekretaris), dan dua anggota, yakni Taopik Saleh Nana Maryatna SPd. Exco PSSI Kabupaten Kuningan menyatakan bahwa diperlukan pembentukan Komite Banding Pemilihan. Seluruh voter menunjuk dan menyetujui 3 orang, terdiri dari Abdul Haris SH selaku Ketua, Asep Rohmat Hidayat SE Wakil Ketua, dan Ahmad Hidayat anggota. “Ini Kongres Biasa Askab PSSI Kuningan Tahun 2020. Penyampaian laporan kegiatan sekaligus evaluasi, dan persiapan program kerja yang akan dijalankan,” kata Pepen Apendi MPd, Ketua OC Kongres Biasa Askab PSSI Kuningan Tahun 2020. “Setelah Kongres Biasa ini selesai, maka akan dilakukan pembukaan pendaftaran untuk Exco dan Ketua PSSI Askab Kuningan. Adapun persyaratan dan ketentuan pendaftaran akan segera dibuka dan disosialisasikan,” imbuhnya. Sementara itu, dalam sambutan KONI Kuningan yang diwakili oleh H Aan Suganda, memberikan apresiasi penuh kepada panitia yang telah menyelenggarakan Kongres Biasa PSSI Askab Kuningan. Diharapkan kongres tahunan ini bisa rutin dilakukan setiap tahun. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan Kongres Biasa yang baru pertama kali diselenggarakan di PSSI Askab Kuningan. Tentunya kami mengharapkan ini rutin diadakan setiap tahunnya,” harap Aan. Selain itu, kata Aan, KONI juga sangat mendukung kegiatan kongres tersebut dengan bukti KONI memberikan rekomendasi dan pendanaan untuk terselenggaranya acara Kongres Biasa tersebut. Hal itu agar PSSI Askab Kuningan lebih baik lagi dari segi administrasi, sesuai regulasi dan Statuta PSSI dan Asprov PSSI Jabar. “KONI sangat berharap sepak bola Kuningan lebih berprestasi lagi,” harap Aan. Terpisah, Muhammad Yusuf, salah seorang warga pencinta sepak bola, sangat berharap persepakbolaan di Kabupaten Kuningan lebih maju, tentunya dengan dilakukan pembinaan secara serius oleh PSSI Kuningan. Dalam hal ini calon Ketua Askab PSSI Kuningan agar ke depan bisa dipilih yang aktif dan loyal terhadap olahraga, khususnya untuk masa depan sepak bola di Kuningan. “Banyak bakat di desa-desa yang bisa dikembangkan kalau pengurus PSSI di Kuningannya solid dan ingin maju, tentunya ini tergantung sosok ketua,” ujarnya. (muh)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: