Renovasi Masjid Mangkrak, Warga Cileuleuy Ontrog Kantor Desa

Renovasi Masjid Mangkrak, Warga Cileuleuy Ontrog Kantor Desa

Warga Desa Cileuleuy, Kecamatan Cigugur ontrog kantor desa untuk menyampaikan protes terkait proyek renovasi masjid desa yang mangkrak selama 11 bulan, kemarin.-M Taufik/Radar Kuningan -

KUNINGAN, RADAR KUNINGAN.COM - Warga Desa Cileuleuy ontrog kantor Desa karena kesal dengan renovasi masjid yang mangkrak.

Warga Desa Cileuleuy, Kecamatan Cigugur ini memprotes kebijakan kepala desa mereka atas proyek renovasi Masjid Miftahul Fallah yang sudah 11 bulan tak jelas kelanjutannya.

Protes warga tersebut disampaikan dalam aksi unjuk rasa di halaman kantor Desa Cileuleuy, Senin 29 Agustus 2022.

Mereka mendatangi kantor desa sambil membawa spanduk dan poster meminta pertanggungjawaban Kepala Desa Cileuleuy Hendi Suhendi atas keberadaan masjid kebanggaan yang kini mangkrak. 

BACA JUGA:Paparkan Keberhasilan Indonesia Menangani Unprecedented Crisis, Airlangga Tegaskan Pentingnya Persatuan ASEAN

Aksi unjuk rasa warga ini pun mendapat penjagaan dari anggota Polsek Cigugur dan Satpol PP Kecamatan untuk meredam agar tidak sampai anarkis.

Kadarisman, salah satu warga yang ikut demo mengatakan, renovasi Masjid Miftahul Falah tersebut sudah 11 bulan tidak jelas juntrungannya. 

Menurut Kadarisman, proses pembongkaran masjid dilakukan bulan Oktober tahun lalu, namun hingga kini tidak ada kelanjutannya akan dibangun menjadi apa. 

"Sampai-sampai kami harus melaksanakan Salat Jumat di dalam GOR, karena masjid kebanggaan kami sudah tinggal puing-puing," ungkap Kadarisman.

BACA JUGA:Buka Wawasan Internet, TIK Kuningan Ingatkan Keamanan Ruang Digital

Kadarisman menceritakan kronologi permasalahan renovasi masjid desa yang mangkrak tersebut. 

Berawal pada bulan Oktober tahun 2021 lalu ketika ada seorang dermawan dari Cirebon bertemu dengan Kades Cileuleuy yang menjanjikan renovasi masjid senilai Rp2,6 miliar. 

Namun, donatur tersebut belum menggelontorkan dananya, ternyata Kepala Desa (kades) Hendi langsung berinisiatif melakukan pembongkaran.

Dirinya menyayangkan inisiatif kades yang tidak melakukan koordinasi dengan DKM dan juga masyarakat untuk melakukan pembongkaran masjid tersebut. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: