Yamaha 2022-09

Diterjang Angin Kencang, 10 Rumah Rusak

Diterjang Angin Kencang, 10 Rumah Rusak

Angin kencang di Desa Situsari, Darma mengakibatkan puluhan rumah mengalami kerusakan. (Istimewa)--

Radarkuningan.com, KUNINGAN- Hujan deras disertai angin kencang membawa petaka bagi warga Situsari, Kecamatan Darna, Kuningan. Tercatat sebanyak 10 rumah di dua dusun di Desa Situsari mengalami kerusakan akibat angin kencang, Jumat sore. Musibah angin kencang bermula saat terjadi turun hujan dengan intensitas cukup lama. 
 
Kejadian itu menimpa warga di Desa Situsari, Darma. Tepatnya pada sore kemarin saat turun hujan, tiba-tiba disertai angin kencang dan membuat banyak kerusakan bangunan milik warga. "Setidaknya ada 10 bangunan rumah milik warga menjadi korban angin kencang, serta 1 bangunan kantor desa," jelas Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana, Sabtu 12 November 2022.
 
Indra menambahkan, 10 rumah terdampak angin kencang terdapat di dua dusun, Desa Situsari. Kerusakan yang dialami yakni atap rusak akibat diterpa angin kencang.
“Memang sebagian besar itu mengalami rusak di bagian atap akibat angin kencang. Kerusakan rata-rata genting berjatuhan, sehingga mengalami kebocoran di beberapa rumah warga,” katanya.
 
Selain bangunan rumah warga, balai desa setempat juga mengalami kerusakan terutama bagian atap dan plafon. “Jadi 10 rumah warga terdampak angin kencang kondisinya rusak ringan di bagian atap. Sedangkan kondisi atap bangunan kantor desa rusak sedang,” ujarnya.
 
BPBD sendiri sudah menerjunkan tim untuk melakukan penanganan kedaruratan bencana alam. Aparat desa beserta warga juga telah melakukan upaya pembersihan material akibat angin kencang.
“BPBD sudah menurunkan tim assessment. Kemudian aparat desa dan warga melakukan pembersihan material atap dan memperbaiki atap yang rusak terbawa angin,” ungkap Indra Bayu.
 
Akibat kerusakan di gedung kantor desa, untuk sementara aktivitas layanan sementara dialihkan di Poskes Desa Situsari. Warga juga diharapkan tetap waspada karena curah hujan masih terus terjadi hingga sekarang.(*)

Sumber: