Bukan Hanya Mengeong, Inilah 6 Jenis Suara Kucing Beserta Artinya yang Perlu Dipahami

Bukan Hanya Mengeong, Inilah 6 Jenis Suara Kucing Beserta Artinya yang Perlu Dipahami

Bukan Hanya Mengeong, Inilah 6 Jenis Suara Kucing Beserta Artinya yang Perlu Dipahami-Grid Frame-Radarkuningan.com

RADARKUNINGAN.COM- Kucing sebagai hewan peliharaan memiliki cara berkomunikasi yang khusus dan unik.

Kucing berkomunikasi dengan manusia ataupun dengan sesama hewan menggunakan bahasa kucing dan bahasa tubuh. Mengeong adalah salah satu bahasa kucing yang mungkin sering terdengar.

Kucing memiliki banyak perbendaharaan suara yang memiliki arti yang berbeda-beda. Kucing memiliki 60 jenis suara dengan intensitas yang berbeda dan tentu saja artinya pun tidak sama.

Mungkin kamu berpikir bahwa suara kucing mengeong, mendesis, atau mendengkur, dan sebagainya, tidak memiliki arti apapun. 

Padahal, suara kucing ini merupakan cara berkomunikasi kucing untuk menyampaikan kondisi dan perasaan yang tengah ia rasakan. 

BACA JUGA:4 Jenis Bahasa Tubuh Kucing yang Perlu Diketahui! Ternyata ini Tanda Kucing Mau Dielus!

Bagi kamu pemilik kucing, memahami bahasa kucing menjadi menjadi hal penting. Sebab, dengan memahami suara yang dikeluarkan kucing, kamu bisa memenuhi apa yang ia butuhkan dan kucing sampaikan. Berikut ini beberapa jenis suara kucing yang harus kamu tahu.

1. Mengeong

Mengeong atau meong adalah suara yang Peking sering dikeluarkan oleh kucing. Pada kucing dewasa, suara ini hampir secara eksklusif digunakan untuk berkomunikasi dengan manusia. Hal ini biasanya terjadi pada kucing rumahan. 

Kucing akan mengering saat menginginkan sesuatu, perhatian, makanan, atau ingin masuk ke suatu ruangan. Mengeong juga seringkali ucapan salam saat kamu pulang ke rumah.

Kadang suara kucing mengeong juga dapat menandakan rasa kesepian atau kesakitan. Kucing tua yang sering mengeong biasanya karena gangguan indera atau rasa cemas karena tidak segesit dulu. 

BACA JUGA:Apakah Susu Frisian Flag Bisa untuk Kucing? Inilah Bahayanya Beri Anabul Makanan Manusia

Selain itu, frekuensi mengeong juga memiliki arti berbeda, seperti meong cepat dapat berarti hai atau perhatikan aku.

Jika suara yang dihasilkan lebih panjang dan sedih, mungkin kucing sedang merasa khawatir atau keberatan terhadap sesuatu. Kucing yang mengeong tiada henti bisa jadi ia sedang sakit atau mengalami cedera.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: