Toto Suharto: Kewajiban Saya Bukan Hanya Kuningan

Toto Suharto: Kewajiban Saya Bukan Hanya Kuningan

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PAN menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya di daerah pemilihannya (Dapil Jabar 13).-a-Radar Kuningan

KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM - Toto Suharto SFarm Apt menegaskan, tidak hanya KUNINGAN yang menjadi perhatiannya usai menjadi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.

Usai 15 tahun mengabdi untuk Kuningan, Toto kini harus memperhatikan kostituen yang berada di daerah pemilihan Jawa Barat (Dapil Jabar 13).

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PAN, Toto Suharto, berkomitmen untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Kini, wilayah yang menjadi perhatiannya adalah daerah pemilihannya Kabupaten Kuningan, Ciamis, Kota Banjar, dan Pangandaran.

BACA JUGA:Trafo Listrik Disambar Petir, Wilayah Kramatmulya Padam

Politisi senior PAN Toto Suharto menyampaikan, bahwa selama 15 tahun mengabdi sebagai anggota DPRD Kuningan, dirinya telah banyak menyalurkan bantuan untuk masyarakat. 

Kini, setelah dipercaya menjadi wakil rakyat di tingkat provinsi, Toto bertekad untuk membawa aspirasi tersebut ke level yang lebih tinggi dengan ruang anggaran yang lebih besar.

"Kalau dulu saat di DPRD Kuningan, saya kira sudah cukup banyak bantuan yang bisa disalurkan. Sekarang di DPRD Jabar, tentu peluangnya lebih besar," jelas Toto, Minggu 27 April 2025.

Dengan duduk di parlemen tingkat provinsi, Toto kini memiliki tanggung jawab lebih luas mensejahterakan rakyat.

BACA JUGA:Kapolres Kuningan AKBP M Ali Akbar Pimpin Sertijab Perwira, Iptu Suhandi Jadi Kapolsek Subang

"Tapi kewajiban saya bukan hanya di Kuningan, melainkan juga mencakup Ciamis, Banjar, dan Pangandaran," ujarnya.

Ia menegaskan, berbagai aspirasi yang disampaikan oleh perangkat desa maupun masyarakat umum akan tetap diperjuangkan.

Terutama yang berkaitan dengan kebutuhan infrastruktur seperti perbaikan jalan, pembangunan jalan usaha tani, serta bantuan hibah untuk kegiatan keagamaan dan sektor lainnya.

"Semua itu ada dalam kamus perencanaan pembangunan daerah," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: