Awas Telat! Berikut 3 Tips Sederhana Melakukan Pergantian Oli Sepeda Motor
Melakukan pergantian oli pada sepeda motor -Tangkap layar-Facebook Servis Motor-radarkuningan.com
RADARKUNINGAN.COM - Oli merupakan pelumas penting bagi kesehatan mesin. Terlewat dari jadwal pergantian, bisa mengakibatkan kejadian fatal terhadap kondisi mesin sepeda motor.
Sebagai pemilik dari kendaraan sepeda motor, salah satu perawatan rutin yang harus dilakukan yaitu dengan melakukan pergantian oli mesin.
Oli mesin mempunyai fungsi sebagai pelumas berbagai macam komponen yang ada di dalam mesin.
Nah, agar performa mesin sepeda motor tetap terus terjaga dan awet, pabrikan sendiri sudah menyarankan untuk mengganti oli mesin secara berkala.
Mengganti oli mesin motor juga harus sesuai dengan takarannya, lho. Jangan cuma asal isi saja!
Karena biasanya pada setiap kendaraan memiliki takaran yang berbeda-beda.
Ada dampak buruk tersendiri jika oli terlalu berlebihan atau kekurangan maupun telat ketika melakukan pergantian oli mesin.
Oleh karena itu, yuk simak informasi di bawah ini agar kamu tidak kurang atau lebih saat melakukan pergantian oli sepeda motor.
BACA JUGA:Inovasi Pertanian Diskatan Kuningan, Wahyu Hidayah: Sekali Tanam, Berkali-kali Panen!
BACA JUGA:Tambah Poin, Tim Yamaha Racing Indonesia Harapkan Improvement di Seri ARRC Selanjutnya
1. Kapan Sebaiknya Mengganti Oli Mesin?
Melakukan pergantian oli mesin sepeda motor memang lebih cepat akan lebih baik.
Karena kondisi oli belum terlalu buruk saat kamu menggantinya dengan yang baru.
Apalagi jika kamu memakai motor untuk penggunaan harian dan sering terjebak macet, maka kinerja oli akan menjadi lebih berat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
