Proses Evakuasi Mayat di Jalur Pendakian Gunung Ciremai Pakai Sistem Estafet
Pemberangkatan tim evakuasi mayat di Puncak Gunung Ciremai oleh tim gabungan dipimpin oleh Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar.-Tangkapan Layar-Instagram @bpbdkuningan
KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM - Proses evakuasi mayat yang ditemukan di jalur pendakian Gunung Ciremai, dilakukan dengan sistem estafet.
Tim gabungan yang diberangkatkan untuk melakukan evakuasi, dibagi menjadi 9 kelompok untuk menempati masing-masing pos pendakian.
Di setiap pos pendakian, terdiri dari beberapa relawan dari petugas gabungan sambil menunggu proses evakuasi.
Pelepasan tim gabungan untuk proses evakuasi, sudah dilepas oleh Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar, Kamis 30 Oktober 2025 sekitar pukul 08.00 WIB.
Tim gabungan yang terlibat dalam proses ini diantaranya Polri, Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), BPBD, AKAR, PPGC Linggarjati, PPGC Linggasna dan relawan.
BACA JUGA:Penemuan Mayat di Jalur Pendakian Gunung Ciremai, Diduga Meninggal Dunia Sudah 1 Minggu
BACA JUGA:Ini Gagasan Wahyu Hidayah Jika Terpilih jadi Sekda Kuningan, Simak!
Dikutip dari media sosial Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kuningan, berikut pembagian personel untuk menempati masing-masing pos dalam proses evakuasi.
1. Team Advance (Identifikasi & Evakuasi/ Pembungkusan mayat)*
- Inafis Polres Kuningan 14 Personil
- TNGC 2 Personil
- Ranger Linggasana 10 Personil
- Ranger Linggarjati 5 Personil
BACA JUGA:5 Kuliner Khas Kuningan yang Otentik, Kamu Wajib Coba!
2. Pos Pangasinan*
- AKAR 2 Personil
- Himapa 4 Personil
3. Pos Sanggabuana 1*
- AKAR 1 Personil
- Timbal 3 Personil
BACA JUGA:Rekomendasi Kolam Renang yang Murah dan Dekat di Kuningan, No.2 Paling Ramah di Kantong
4. Pos Batu Lingga*
- Vartical Rescue 3 Personil
- Himapa 1 Personil
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
