Sejumlah Ruas Jalan Protokol Indramayu Terendam Banjir
Salah satu ruas jalan protokol di Indramayu kota terendam banjir setelah diguyur hujan sejak Selasa (27/1) pagi.-Anang Syahroni-Radar Indramayu
INDRAMAYU, RADARKUNINGAN.COM - Sejumlah ruas jalan protokol di Kabupaten INDRAMAYU, terendam banjir akibat curah hujan tinggi yang terjadi sejak Selasa, 27 Januari 2026 kemarin.
Genangan air setinggi sekitar 10–30 sentimeter terlihat di beberapa ruas jalan di pusat kota. Di antaranya adalah, Jalan DI Panjaitan, Jalan Tridaya Barat, dan Jalan Letjen S Parman.
Menurut Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, Sutrisno, banjir yang terjadi di pusat kota, khususnya yang merendam sejumlah ruas jalan protokol, bersifat sementara.
Pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Indramayu untuk melakukan penyedotan air.
"DPKPP memiliki dua mesin penyedot yang disiapkan untuk menyedot air di jalan protokol. Diperkirakan dalam waktu satu hingga dua jam, genangan air bisa surut,” ujar Sutrisno.
BACA JUGA:Angin Kencang Sebabkan Pohon Tumbang di Kuningan, Tersebar di 17 Titik
Pantauan di lapangan, sejumlah pengendara nekat menerobos banjir di Jalan DI Panjaitan, Kecamatan Indramayu, dengan ketinggian air mencapai sekitar 30 sentimeter.
Namun, tidak sedikit pula pengguna jalan yang memilih memutar balik karena khawatir kendaraannya mogok dan tidak mampu melintasi genangan air tersebut.
"Khawatir sepeda motor mogok kalau dipaksakan lewat karena banjirnya cukup tinggi. Jadi lebih baik memutar balik dan mencari jalan alternatif,” ujar salah satu pengguna jalan, Abdul Rahman.
Pemandangan serupa juga terlihat di ruas jalan lainnya yang terendam banjir. Bahkan sejak pagi hingga siang hari, arus kendaraan di Jalan Tridaya Barat, Kecamatan Indramayu, terpantau relatif sepi.
Padahal, dalam kondisi normal tanpa banjir, ruas jalan tersebut biasanya ramai dilalui kendaraan menuju kawasan Sport Center Indramayu.
BACA JUGA:Modus Baru Penipuan Pupuk, Nama Pejabat Diskatan Kuningan Dicatut
Sebelumnya, warga Blok Rengaspayung, Desa Kertasemaya mulai membersihkan rumah mereka dari sisa lumpur yang terbawa arus air dan masuk ke dalam permukiman. Hal itu dilakukan setelah pada akhir pekan kemarin, di wilayah tersebut mengalami banjir.
Dikutip dari Harian Radar Cirebon, warga dibantu personel TNI melakukan pembersihan rumah dari sisa lumpur banjir dengan memanfaatkan aliran air bersih.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
