Jabatan Ketua Dekopinda Kuningan Sepi Peminat
ILUSTRASI. Calon Ketua Dekopinda Kuningan masih sepi peminat menjelang Musda yang bakal berlangsung Kamis 29 Januari 2026 mendatang.-Dok-Radar Kuningan
KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM - Jabatan calon Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Kuningan, masih sepi peminat jelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda).
Musda Dekopinda Kuningan yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis 29 Januari 2026 mendatang, dinamika pencalonan ketua justru terkesan senyap.
Hingga mendekati hari pelaksanaan, belum tampak figur yang secara terbuka menyatakan kesiapan tampil sebagai kandidat untuk memperebutkan posisi Ketua Dekopinda Kuningan.
Kondisi tersebut memunculkan beragam spekulasi di tengah publik, khususnya di kalangan pelaku koperasi dan ekonomi kerakyatan.
Pengamat kebijakan publik dan ekonomi lokal, Sujarwo menilai, sepinya bursa pencalonan Ketua Dekopinda patut menjadi bahan refleksi bersama.
BACA JUGA:Angin Kencang Sebabkan Pohon Tumbang di Kuningan, Tersebar di 17 Titik
BACA JUGA:Modus Baru Penipuan Pupuk, Nama Pejabat Diskatan Kuningan Dicatut
Situasi ini memunculkan pertanyaan mendasar, apakah posisi Ketua Dekopinda kini mulai dipandang kurang menarik bagi kalangan pengusaha maupun pelaku ekonomi di Kuningan.
"Sepinya pencalonan tentu memunculkan tanda tanya. Bisa jadi ada anggapan bahwa jabatan Ketua Dekopinda tidak lagi memiliki daya tarik yang kuat, baik dari sisi kewenangan maupun dampak langsung terhadap pengembangan usaha," ujar Sujarwo dikutip dari Harian Radar Cirebon, Selasa 27 Januari 2026.
Minimnya minat untuk maju sebagai calon ketua dinilai sebagai fenomena yang tidak biasa, mengingat Dekopinda selama ini menjadi salah satu wadah strategis bagi penguatan gerakan koperasi di daerah.
Di tengah sepinya bursa calon Ketua Dekopinda Kuningan, sempat mencuat nama Lena Herlina yang dirumorkan bakal maju sebagai kandidat.
Perempuan yang dikenal aktif dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kuningan ini, namanya sempat ramai diperbincangkan.
BACA JUGA:Membedah Konflik Ekonomi dan Ekologi di Kaki Gunung Ciremai
BACA JUGA:Kepala SPPG di Kuningan Terima Gaji Rp6 Juta per Bulan, Jauh di Atas UMK
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
