Tiga Situ Cantik Siap Dioptimalkan, BPKAD Kuningan Targetkan PAD 2026 Melesat
Kepala BPKAD Kabupaten Kuningan, Deden Kurniawan Sopandi bersama Kabid Aset, Jhon Raharja turun langsung ke lapangan mengecek kondisi tiga situ yang merupakan aset daerah Pemkab Kuningan. (Istimewa)--
KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kuningan tancap gas.
Terutama dalam memaksimalkan potensi aset milik pemerintah daerah guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2026.
Upaya ini tidak hanya berhenti pada pelelangan aset kendaraan yang telah dilakukan sebelumnya.
BPKAD kini memperluas fokus dengan mendata dan mengoptimalkan berbagai aset strategis lainnya.
BACA JUGA:Tekanan Fiskal Makin Berat, Uha Juhana: Tunjangan DPRD Kuningan Jadi Beban APBD
BACA JUGA:Dari Gunungkeling, Polres Kuningan Tanam Jagung Serentak
Mulai dari lahan pertanian, bangunan atau gedung, hingga situ (danau) yang tersebar di wilayah Kabupaten Kuningan.
Kabupaten Kuningan diketahui memiliki sejumlah situ yang bukan hanya bernilai ekologis, tetapi juga menyimpan potensi ekonomi besar.
Jika dikelola secara profesional, kawasan ini dinilai mampu menjadi sumber PAD baru sekaligus destinasi wisata alternatif berbasis alam.
Untuk memastikan potensi tersebut benar-benar bisa dimanfaatkan, jajaran BPKAD Kuningan turun langsung ke lapangan melakukan pengecekan fisik, pendataan, serta pengamanan aset daerah.
BACA JUGA:Seorang Wartawan di Majalengka Ditemukan Tidak Bernyawa di Sekitar Rumah
BACA JUGA:Gaji Sopir MBG Lebih Besar dari Honorer Pemkab Kuningan
Ini dipaparkan Kepala BPKAD Kabupaten Kuningan, Deden Kurniawan Sopandi, didampingi Kepala Bidang Aset Jhon Raharja.
Deden mengungkapkan bahwa setidaknya terdapat tiga situ milik Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
