Jalan Rusak Jadi Momok, Warga Lima Desa di Kuningan Utara Bergerak Temui DPR RI dan DPRD Jabar
Jalan yang menghubungkan Desa Koreak menuju Desa Jambugeulis, Bunigeulus, Cikeleng dan Kalimati dalam kondisi rusak parah dan memerlukan perbaikan dari pemerintah daerah Kabupaten Kuningan. (Foto: Agus Panther)--
KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM – Kondisi jalan rusak yang membentang di sejumlah desa di wilayah Kuningan Utara kembali menuai sorotan.
Warga dari lima desa mengaku kecewa karena hingga kini sebagian ruas jalan yang menjadi akses utama masyarakat belum mendapatkan perbaikan secara menyeluruh.
Keluhan tersebut datang dari warga Desa Koreak, Jambugeulis, dan Bunigeulis di Kecamatan Cigandamekar, serta Desa Cikeleng dan Kalimati di Kecamatan Japara.
Di Desa Cikeleng, perbaikan jalan sebenarnya tengah berlangsung melalui program rehabilitasi yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Kuningan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Jalan Aspirasi.
BACA JUGA:Dari Gagal Panen Menjadi Produktif, Program TJSL Pertamina Bawa Dampak Nyata bagi Petani Bali
BACA JUGA:Waduk Darma Dipenuhi Eceng Gondok, Tutupi Permukaan Air Seluas 6 Hektare
Namun, proyek pengaspalan pada ruas Japara-Koreak belum menjangkau seluruh titik yang mengalami kerusakan.
Masih terdapat beberapa ratus meter jalan menuju perbatasan Desa Bunigeulis yang kondisinya rusak dan belum tersentuh pembangunan.
Akibatnya, warga yang tinggal di sepanjang ruas tersebut merasa belum mendapatkan perhatian yang sama seperti wilayah lain yang sudah menikmati jalan mulus.
Kepala Desa Cikeleng, Rukmana, mengaku menerima banyak keluhan dari masyarakat terkait kondisi tersebut.
BACA JUGA:Motor Operasional Koperasi Merah Putih Mulai Disalurkan, Desa Cipicung Dapat 2 Unit
BACA JUGA:LSM Frontal Laporkan Dugaan Gratifikasi Dana Pokir Rp1,265 M ke KPK dan Mendagri
Menurutnya, warga berharap pemerintah daerah dapat mengalokasikan tambahan anggaran agar perbaikan jalan bisa dituntaskan hingga batas desa.
“Warga yang jalannya belum masuk program perbaikan terus menyampaikan aspirasi. Kami berharap ada solusi agar pembangunan bisa dilanjutkan hingga seluruh ruas yang rusak,” ujarnya, Jumat (5/6/2026).
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

